Prognosis

Prognosis

Pada umumnya ngka kematian pada sepsis neonatal berkisar antara 10%  – 40 % dan pada meningitis 15% – 50%. Angka tersebut berbeda-beda tergantung dari waktu timbulnya penyakit penyebabnya, cara dan waktu awitan penyakit,  derajat prematuritas bayi, adanya dan keparahan penyakit lain yang menyertai dan keadaan ruang bayi atau unit perawatan.

Konsep Asuhan Keperawatan

  1. Pengkajian

Pengkajian dilakukan melalui anamnesis untuk mendapatkan data, yang perlu dikaji adalah identitas, keluhan utama, riwayat penyakit sekarang, riwayat perawatan antenatal, adanya/tidaknya ketuban pecah dini,partus lama atau sangat cepat (partus presipitatus). Riwayat persalinan di kamar bersalin, ruang operasi, atau tempat lain. Ada atau tidaknya riwayat penyakit menular seksual (sifilis, herpes klamidia, gonorea, dll). Apakah selama kehamilan dan saat persalinan pernah menderita penyakit infeksi (mis. Toksoplasmosis,rubeola, toksemia gravidarum, dan amnionitis). Mengkaji tatus sosial ekonomi keluarga.

   Pada pemeriksaan fisik data yang akan ditemukan meliputi letargi (khususnya setelah 24 jam petama), tidak mau minum atau refleks mengisap lemah, regurgitasi, peka rangsang, pucat, berat badan berkurang melebihi penurunan berat badan secara fisiologis, hipertermi/hipotermi, tampak ikterus. Data lain yang mungkin ditemukan adalah hipertermia,pernapasan mendengkur, takipnea, atau apnea, kulit lembab dan dingin, pucat, pengisian kembali kapiler lambat, hipotensi, dehidrasi, sianosis. Gejala traktus gastrointestinal meliputi muntah, distensi abdomen atau diare.

  1. Diagnosa Keperawatan yang Mungkin Muncul
  2. Ketidak efektifan pola napas berhubungan dengan apnea
  3. Infeksi berhubungan dengan prosedur invasif
  4. Hipertermia berhubungan dengan kerusakan control suhu sekunder akibat infeksi atau inflamasi
  5. Kekurangan volume cairan berhubungan dengan kehilangan sekunder akibat demam
  6. Ketidakefektifan perfusi jaringan perifer berhubungan dengan hipovolemi
  7. Nutrisi kurang dari kebutuhan berhubungan dengan Intoleran terhaap makanan/minuman
  1. Rencana Asuhan Keperawatan
  2. Ketidak efektifan pola napas berhubungan dengan apnea

Kriteria hasil:

–          Tidak ada sianosis  dan disipnea, mendemonstrasikan batuk efaktif dan suara nafas yang bersih

–          Menunjukan jalan nafas yang paten(pelayan tidak merasa tercekik,tidak ada suara nafas abnormal)

–          Tanda-tanda vital dalam rentang normal

Intervensi dan Rasional:

Recent Posts