Akuntansi Biaya dalam Perusahaan Manufaktur

Sistem akuntansi biaya memainkan peran yang sangat penting dalam perusahaan manufaktur, karena digunakan untuk menentukan harga suatu produk yang dihasilkan oleh perusahaan dengan memenuhi pesanan pelanggan atau dengan mengisi daftar penjualan. Setiap perusahaan manufaktur memiliki siklus kegiatan yang dimulai dengan pemrosesan bahan baku di departemen manufaktur dan berakhir dengan pengiriman produk ke gudang.

Iklan

Siklus biaya dimulai dengan pendaftaran biaya bahan baku yang terlibat dalam proses produksi, kemudian berakhir dengan informasi tentang biaya tenaga kerja tidak langsung (BTKL), biaya overhead pabrik yang digunakan untuk produksi (BOP), dan biaya produk yang dipasok. Departemen produksi ke departemen gudang.

Tujuan pengeluaran di perusahaan manufaktur adalah sebagai berikut.

Table of Contents

Tujuan Akuntansi Biaya

1. Perencanaan kegiatan operasional

Keuntungan dari akuntansi biaya adalah bahwa ia menampilkan data keuangan sehingga manajer dapat menyusun daftar anggaran. Perusahaan akan menilai bahan baku apa yang dibutuhkan, berapa banyak pekerja yang perlu disewa dan teknologi apa yang cocok untuk digunakan. Perencanaan ini dapat berupa perencanaan jangka pendek dan jangka panjang.

2. Penentuan dan kontrol yang tepat atas biaya produksi

Biaya produksi ditentukan dengan menentukan biaya nominal produk, harga jual produk jadi dan untung rugi perusahaan. Ini karena kontrol dilakukan untuk memantau semua biaya yang dikeluarkan dalam proses pembuatan karena kepatuhan terhadap standar yang ditetapkan oleh perusahaan untuk mencapai efisiensi. Sebelum pengendalian biaya, biaya produk harus ditentukan. Jika biaya ini ditentukan, akun biaya akan memantau biaya aktual dari biaya yang seharusnya atau tidak harus dikeluarkan.

Salah satu fitur akuntansi biaya adalah bahwa variasi harga harus dianalisis yang seharusnya menjadi data tentang penyebab perbedaan. Manajemen kemudian dapat mempertimbangkan tindakan korektif sesuai kebutuhan. Berdasarkan hasil analisis, manajemen puncak juga melakukan penelitian tentang prestasi bawahan.

Pengelolaan. Manajemen mudah ketika membuat keputusan

Pengambilan keputusan membutuhkan informasi yang relevan untuk masa depan. Karakteristik informasi akuntansi biaya ini tidak tercakup dalam catatan laporan keuangan karena hasil perkiraan. Laporan akuntansi pengeluaran diterapkan oleh manajemen akuntansi untuk tujuan pengambilan keputusan. Sifat akuntansi biaya dapat digunakan untuk memilih opsi yang berbeda dalam kegiatan operasi biaya. Misalnya, keputusan untuk terus beroperasi ketika perusahaan menderita kerugian. Informasi penetapan harga saat ini dapat membantu perusahaan membuat keputusan jangka pendek dan jangka panjang.

Sumber: guruakuntansi.co.id

4. Menentukan harga produk

Tujuan perhitungan biaya adalah untuk mencatat, mengklasifikasikan, dan merangkum biaya produk yang diproduksi sehingga mereka dapat menentukan harga produk yang diproduksi. Biaya produksi dicatat, dihitung dengan mengklasifikasikan, mengklasifikasikan, dan merangkum biaya penyediaan produk atau layanan. Biaya yang disajikan adalah biaya atau biaya masa lalu (masa lalu) dari pertemuan manajemen puncak dan pihak eksternal. Akuntansi biaya berguna untuk menentukan nilai produk, sehingga mereka harus mematuhi Standar Akuntansi Akuntansi (SAK).

5. Tentukan laba

Ketika semua biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan disesuaikan dan biaya lainnya dibandingkan, laba yang diperoleh perusahaan dapat dihitung. Keuntungan juga dinilai dari hasil segmen pelaporan dan lini produksi.

Karakteristik akuntansi biaya di perusahaan manufaktur sangat diperlukan karena mereka dapat menentukan biaya yang dikeluarkan dan diperhitungkan di perusahaan. Biaya memainkan peran kunci dalam menentukan laba perusahaan dan tujuan lain sehingga keseluruhan kegiatan perusahaan dapat terjadi.

Artikel Lainnya: