Tari Gopala Bali

Tari Gopala Bali

Tari Gopala Bali

2.1     SEJARAH  TARI

Tari adalah dalah salah satu jenis gerak selain senam, bela diri, akrobatik, ataupantomime. Sebagai seni, tari memiliki ciri-ciri yang berbeda dengan seni-seni lain.Seni tari secara umum memiliki aspek-aspek gerak, ritmis, keindahan, dan ekspresi.Selain itu, seni tari memilki unsur-unsur ruang, tenaga, dan waktu.Ruang berhubungan dengan posisi, tingkatan, dan jangkauan. Posisi berhubungandengan arah hadap dan arah gerak. Arah hadap, seperti menghadap kedepan,kebelakang, serong kanan, dan serong kiri, arah gerak, contohnya menuju kedepan,kebelakang, memutar, atau zigzag. Tingkatan berhubungan dengan tinggi rens\dahnyaposisi duduk dan level tinggi dengan posisi kaki dijinjitkan atau dengan meloncat-loncat,. Jangkauan berhubungan dengan gerak yang panjang atau pendek, gerak yangbesar atau kecil.Tenaga sangat dibutuhkan dalam seni tari karena dengan tenaga, tari yangditampilkan lebih kreatif. Tenaga dalam seni tari sangat berhubungan dengan rasa danemosi, bukan dengan kekuatan otot. Gerakan tari yang dikendalikan dan diaturdengan tenaga yang berbeda-beda akan membangkitkan kesan yang mendalam, bukanhanya bagi penonton, juga bagi si penari.Jenis dan Peran Seni Tari dalam Konteks Masyarakat dan BudayaSeni tari sangat berhubungan dengan keadaan masyarakat dan budaya setempat. Olehkarena itu, fungsi peranan, fdan jenis-jenisnya pun sangat berhubungan denganmasyarakat dan budaya setempat. Bahkan dalam perkembangannya, seni taridipengaruhi oleh perkembangan masyarakat dan budayanya.Fungsi dan Peranan Seni TariSebagai suatu kegiatan, seni taeri memiliki beberapa fungsi, yaitu seni tari sebagaisarana upacara, seni tari sebagai hiburan, seni tari sebagai media pergaulan, seni tarisebagai penyaluran terapi, seni tari sebagai media pendidikan, seni tari sebagaipertunjukkan, dan seni tari sebagai media katarsis. (Wardhana, 1990 : 21-36).a.Seni tari sebagai sarana upacara.Tari dapat digunakan sebagai sarana upacara. Jenis tari ini banyak macamnya, sepertitari untuk upacara keagamaan dan upacara penting dalam kehidupan manusia..b.Seni tari senagai hiburanTari sebagai hiburan harus bervariasi sehingga tidak menjemukan dan menjenuhkan.Oleh karena itu, jenis ini

menggunakan tema-tema yang sederhana, tidak muluk-muluk, diiringi lagu yang enak dan mengasyikkan. Kostum dan tata panggungnyadipersiapkan derngan cara yang menarik.

2.2     PENGERTIAN TARI GOPALA

Tari Gopala adalah sebuah istilah dalam bahasa Kawi yang berarti penggembala sapi. Berbentuk tari kelompok, dan biasanya ditarikan oleh 4 sampai 8 orang penari putra , Gopala menggambarkan tingkah laku sekelompok penggembala sapi di suatu ladang pengembalaan. Tarian ini mengandung gerak-gerak yang humoris dengan materi gerak yang merupakan perpaduan antara gerak-gerik tari Bali yang sudah ada yang telah dikembangkan dengan gerak-gerak baru.

Tari Gopala juga merupakan tarian yang bertemakan kerakyatan yang ditarikan sekelompok anak-anak atau remaja Putra, dimana tarian ini digarap oleh I Nyoman Suarsa sebagai penata tari dan I Ketut Gede Asnawa,MA sebagai penata tabuh, diambil dari penggalan cerita pragmentari : “STRI ASADHU” Karya Ibu Ketut Arini,S.St. Tarian ini diciptakan pada tahun 1983. Gopala adalah sebuah istilah dalam bahasa Kawi yang berarti penggembala sapi. Tarian ini merupakan tari kelompok, dan biasanya ditarikan oleh 4 sampai 8 orang penari putra. Dalam tarian Gopala  ini menceritakan aktivitas yang dilakukan oleh para pengembala di ladang pertanian/sawah. Semua aktivitas tadi dituangkan kedalam bentuk garapan tari misalnya: gerakan binatang sapi, memotong rumput, menghalau burung, membajak sawah, menuai padi dan gerak lain-lainnya yang berhubungan dengan aktivitas petani. Gerak tersebut di atas di olah menjadi pola garap yang berbau baru dengan nuansa estetika kekinian. Gerakan tari ini menjadi hidup apabila dilakukan dengan sungguh-sungguh dan semangat.


Baca Juga :