Pengertian Studi Sejarah Peradaban Islam

Pengertian Studi Sejarah Peradaban Islam

Sejarah berasal dari bahasa arab “syajaratun” , artinya pohon. Secara sistematik, sejarah sama seperti pohon yang mempunyai cabang dan ranting, bermula dari bibit, kemudian tumbuh dan berkembang, lalu layu dan tumbang. Sejarah dalam dunia barat disebut “histoire” (Perancis), historie ( Belanda ), dan history ( Inggris ), berasal dari Yunani, istoria yang berarti ilmu.

Menurut definisi umum, kata history berarti “masa lampau umat manusia”. Dalam pengertian lain, sejarah adalah catatam berbagai peristiwa yang terjadi pada masa lampau. Dengan demikian sejarah peradaban islam adalah keterangan mengenai pertumbuhan dan perkembangan peradaban islam dari satu waktu ke waktu lain, sejak zaman lahirnya islam sampai sekarang.

Sedangkan Periodisasi peradaban Islam merupakan ciri bagi ilmu sejarah yang mengkaji peristiwa dalam konteks waktu dan tempat dengan tolak ukur yang bermacam-macam. Menurut Prof. Dr. H.N. Shiddiqi, ada beberapa pendapat lain yaitu tolak ukurnya adalah sistem politik, hal ini biasanya digunakan pada sejarah konvensional. Tolak ukurnya pada persoalan ekonomi (maju mundurnya ekonomi) dalam sebuh negara. Peradaban dan kebudayaan suatu bangsa adalah  pada masuk dan berkembangnya suatu agama.

Jadi, periodisasi peradaban islam adalah ilmu sejarah atau pembabakan sejarah yang mengkaji perkembangan peradaban Islam dalam konteks dan tempat dengan tolak ukur tertentu.

Periodesasi sejarah peradaban islam

Dikalangan sejarawan terdapat perbedaan tentang saat dimulainya sejarah islam. Secara umum perbedaan tersebut dapat di bedakan menjadi dua :

  1. Sebagian sejarawan berpendapat bahwa sejarah islam dimulai  sejak Nabi Mukhamad SAW  diangkat menjadi rasul, oleh karena itu  pendapat ini , selama 13 tahun nabi tinggal di Mekkah telah  lahir masyarakat muslim  meskipun belum berdaulat.
  2. Sebagian sejarawan berpendapat bahwa sejarah  umat islam dimulai sejak nabi Mukhamad SAW hijrah ke madinah karena masyarakat muslim baru  berdaulat  ketika  nabi tinggal dimadinah , tidak hanya sebagai rasul , tetapi merangkak sebagai pemimpin atau kepala negara berdasarkan konstitusi yang disebut piagam Madinah.

Disamping perbedaan mengenai awal sejarah umat islam, sejarawan juga berbeda dalam menentukan  fase- fase atau periodesasi  sejarah islam. Menurut A. Hasymy ( 1978 : 58 ),  periodesasi sejarah islam adalah sebagai berikut :

  1. Permulaan Islam ( 610 -661 M )
  2. Daulah Ammawiyah ( 661 – 750 M )
  3. Daulah Abbasiyah  I ( 750 – 847 M )
  4. Daulah Abbasiyah II (  847 – 946 M )
  5. Daulah Abbasiyah III ( 946 – 1075 M )
  6. Daulah Mughal ( 1261 – 1520 M )
  7. Daulah Utsmaniyah ( 1520 – 1801 M )
  8. Kebangkitan ( 1801 – sekarang )

Sumber: https://multiply.co.id/