Diethylcarbamazine: Fungsi, Dosis, Efek Samping, dll

Diethylcarbamazine: Fungsi, Dosis, Efek Samping, dll

Diethylcarbamazine adalah obat untuk menangani beberapa style infeksi cacing seperti filariasis atau kaki gajah, loiasis, dan toksokariasis. Ketahui Diethylcarbamazine obat apa, manfaat, dosis, cara kerja, pengaruh samping, dll

Rangkuman Informasi Umum Obat Diethylcarbamazine
Berikut ini Info lazim tentang Diethylcarbamazine:

Nama Obat Diethylcarbamazine
Kandungan Obat Diethylcarbamazine
Kelas Obat Obat resep
Kategori Anthelmintik
Manfaat Obat Mengatasi infeksi cacing seperti filariasis, loiasis, toxocariasis
Kontraindikasi Kehamilan, hipersensitif, laktasi, bayi, pasien lanjut usia atau lemah, masalah fungsi ginjal, penyakit jantung
Sediaan Obat Tablet
Harga Obat Rp10.725
Harga obat doripenem barangkali berbeda di tiap-tiap apotek. Obat ini dipasarkan bersama nama generik Diethylcarbamazine dan merk dagang Hetrazan.

Diethylcarbamazine Obat Apa?
Diethylcarbamazine adalah obat yang digunakan untuk menangani infeksi parasit atau cacing tertentu. Obat ini dapat menangani infeksi cacing gelang style Filarioidea terhitung penyakit filariasis limfatik atau kaki gajah yang disebabkan oleh infeksi cacing Wuchereria bancrofti, infeksi liosis, infeksi toksokariasis, Brugia timori, dan infeksi tropical pulmonary eosinophilia.

Cara kerja obat ini adalah bersama membunuh pertumbuhan cacing penyebab infeksi. Obat ini tidak bertujuan untuk membuat sembuh infeksi cacing lainnya seperti infeksi cacing pita atau cacing kremi.

Diethylcarbamazine terhitung didalam obat resep golongan Anthelmintics, yaitu sekelompok obat antiparasit yang bekerja untuk membunuh cacing yang menginfeksi tubuh secara internal tanpa mengakibatkan kerusakan organ tubuh terkait.

Fungsi Obat Diethylcarbamazine
Diethylcarbamazine ada dari Layanan Obat Centers for Disease Control (CDC) untuk pasien melalui protokol obat baru investigasi (IND) untuk mengatasi:

1. Filariasis Limfatik
Kaki gajah atau filariasis limfatik adalah penyakit langka yang disebabkan oleh gigitan nyamuk yang terinfeksi larva cacing gelang. Larva tersebut hidup di pembuluh getah bening dan jaringan limfoid sampai mengalirkan larva tersebut aliran darah perifer untuk menyumbat drainase limfatik.

Filariasis limfatik (Bancroft’s filariasis) ini memicu pembengkakan salah satu organ tubuh, seperti satu tangan atau kaki menjadi lebih besar, menebal, dan mengeras.

2. Loiasis
Loiasis adalah infeksi cacing Loa loa yang dipaparkan melalui gigitan lalat spesifik yang dikenal sebagai lalat mangga atau lalat bakau dari genus Chrysops yang lebih banyak hidup di Afrika. Ini memicu pembengkakan berulang yang dikenal sebagai pembengkakan Calabar.

3. Toxocariasis
Toxocariasis adalah infeksi yang ditularkan dari hewan ke manusia atau zoonosis. Ini diakibatkan oleh parasit cacing gelang Toxocara canis yang ditemukan di usus anjing dan parasit T. cati dari kucing. Infeksi ini memicu tanda-tanda nyeri, sakit kepala, dan pergantian perilaku.

4. Brugia Timori
Brugia malayi dan Brugia timori adalah nematoda filaria manusia terhitung agen penyebab filariasis limfatik atau kaki gajah.

5. Tropical Pulmonary Eosinophilia
Tropical pulmonary eosinophilia (TPE) adalah infeksi filaria atau cacing gelang yang disebabkan oleh Wuchereria bancrofti yang hidup di limfatik dan aliran darah. Infeksi ini mengakibatkan tanda-tanda batuk, serangan asma, dan pembesaran limpa,

6. Onchocerciasis
Onchocerciasis atau yang disebut terhitung river blindness (kebutaan sungai) adalah infeksi yang disebabkan oleh cacing parasit Onchocerca volvulus. Gejalanya adalah gatal parah, keadaan kulit yang cacat, dan masalah penglihatan, sampai kebutaan permanen.

7. Mansonelliasis
Mansonelliasis adalah infeksi akibat Mansonella nematoda dari gigitan hama atau lalat hitam. Infeksi ini paling banyak berjalan di Afrika dan Amerika tropis.

Obat Diethylcarbamazine barangkali bertujuan untuk indikasi lain yang tidak dicantumkan didalam Info ini. Tanyakan terhadap dokter Anda seputar pemanfaatan dan fungsi obat ini.

Peringatan Diethylcarbamazine
Perhatikan peringatan obat Diethylcarbamazine tersebut ini:

Jangan mengonsumsi obat ini seumpama Anda memiliki riwayat alergi persentase Diethylcarbamazine.
Konsultasikan terhadap dokter sebelum saat mengonsumsi obat ini seumpama Anda memiliki riwayat alergi obat apapun.
Jangan mengfungsikan obat ini seumpama Anda sedang hamil atau menyusui.
Berhati-hati mengfungsikan obat ini seumpama Anda memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah.
Konsultasikan terhadap dokter seumpama Anda memiliki riwayat penyakit jantung dan masalah fungsi ginjal.
Orang lanjut usia barangkali mengfungsikan dosis yang lebih rendah dan kudu di bawah pantauan dokter.
Segera hentikan pemanfaatan seumpama Anda mengalami reaksi alergi berat, overdosis, atau pengaruh samping lainnya.
Gunakan obat ini sesuai resep dokter demi efektifitas perawatan dan penyembuhan.
Obat ini tergolong obat keras yang kudu digunakan bersama resep dokter, menjadi harap tidak menggunakannya sembarangan gara-gara bakal memicu pengaruh samping dan lambatnya sistem penyembuhan.

Interaksi Obat Diethylcarbamazine
Interaksi obat adalah pergantian cara kerja obat seumpama Anda mengonsumsinya bersama dua style obat lainnya, ini terhitung terhitung pemanfaatan vitamin, suplemen, atau obat herbal lainnya. Menggunakan dua style obat atau lebih barangkali kurangi atau menambah kinerja suatu persentase obat. Ini terhitung bermakna barangkali menambah risiko alergi atau pengaruh samping obat.

Sementara itu, obat Diethylcarbamazine tidak memiliki daftar hubungan berat dan nyata-nyata bersama obat lain, tapi barangkali memiliki hubungan sedang bersama persentase 71 obat lainnya dan hubungan gampang bersama 101 obat lainnya.

Harap konsultasikan terhadap dokter seumpama Anda sedang mengonsumsi obat, vitamin, atau obat herbal lainnya sebelum saat mengfungsikan obat ini. Dokter bakal menghimpit barangkali hubungan obat, pengaruh samping, atau risiko alergi lainnya agar obat bekerja bersama baik untuk membuat sembuh tanda-tanda infeksi yang Anda derita.

Efek Samping Obat Diethylcarbamazine
Berikut ini adalah barangkali pengaruh samping obat Diethylcarbamazine:

Demam
Sakit kepala
Muntah
Pusing
Kantuk
Mual
Kedinginan
Efek samping berat dan nyata-nyata yang barangkali berjalan seperti penyakit otak (ensefalopati) dan hipersensitif yang sangat parah bersama tanda-tanda ruam, gatal, sakit kepala, nyeri otot dan persendian, takikardia,

Risiko pengaruh samping lainnya berwujud hipotensi postural yang di awali didalam 2 jam pemberian obat, ensefalitis, dan perdarahan retina. Informasi ini tidak memuat seluruh risiko pengaruh samping yang barangkali terjadi. Apabila merasakan tanda-tanda pengaruh samping berat, segera hentikan pemanfaatan obat ini.

Dosis Obat Diethylcarbamazine
Berikut ini aturan minum Diethylcarbamazine untuk kaki gajah (filariasis), loiasis, toxocariasis untuk dewasa didalam sediaan pill oral:

Dosis untuk orang dewasa adalah 1 mg/kg per hari. Dosis ditingkatkan menjadi 6 mg/kg tiap-tiap hari selama 3 hari selanjutnya dilanjutkan selama lebih kurang 3 minggu.
Kortikosteroid dapat diberikan bersamaan untuk penyembuhan infeksi filaria.
Dosis Diethylcarbamazine untuk tiap-tiap orang barangkali berbeda-beda sesuai bersama tingkat keparahan infeksi, keadaan medis lainnya yang menyertai, usia, berat badan, dan style kelamin.
Informasi ini tidak menukar resep dokter. Harap senantiasa konsultasi terhadap dokter untuk pemanfaatan obat ini.

Cara Pakai Obat Diethylcarbamazine
Berikut ini cara mengfungsikan obat Diethylcarbamazine:

Baca saran pemanfaatan obat bersama detil di label kemasan atau sesuai bersama perintah dokter.
Obat ini ada didalam bentuk pill oral yang diminum segera melalui mulut.
Konsultasikan terhadap dokter apakah obat ini dapat diminum sebelum saat makan.
Apabila Anda lupa minum obat, segera minum dosis yang terlewatkan.
Bila sudah hampir masuk ke pas dosis selanjutnya, ulang ke jadwal minum obat seperti biasa dan jangan meminum dua dosis sekaligus.
Gunakan obat sesuai jadwal dan dosis yang disarankan.
Apabila tetap ada pertanyaan berkenaan pemanfaatan obat ini, harap hubungi dokter, apoteker, atau penyedia layananan kebugaran Anda.

Petunjuk Penyimpanan Obat Diethylcarbamazine
Menyimpan obat di daerah yang benar bakal berpengaruh terhadap kinerja obat. Berikut ini saran cara menyimpan obat bersama benar agar tidak rusak:

Paparan cahaya, panas, air dan kelembaban dapat mengakibatkan kerusakan persentase obat.
Simpan obat-obatan Anda di daerah yang sejuk dan kering atau di bawah suhu 30°C.
Anda dapat menyimpan obat di kotak obat khusus, kotak P3K, atau laci lemari.
Jauhi obat dari kompor, wastafel, dan seluruh peralatan panas.
Selalu simpan obat didalam wadah aslinya.
Jangan menghilangkan obat sembarangan gara-gara bakal mencemari lingkungan.
Selalu simpan obat Anda di luar jangkauan dan di luar jangkauan anak-anak.
Tanyakan apoteker Anda tentang instruksi penyimpanan spesifik.

Itulah pembahasan lengkap tentang aturan minum Diethylcarbamazine untuk kaki gajah. Informasi kebugaran ini tidak menukar resep dokter. Harap hanya mengfungsikan obat ini sesuai bersama aturan dokter demi perawatan dan penyembuhan yang lebih efektif. Semoga Info ini bermanfaat!

Baca Juga :