Minimal Setara UMR

Minimal Setara UMR

Minimal Setara UMR
Minimal Setara UMR

Sejumlah guru honorer di Kota Bekasi menyambut baik janji Menteri Koordinator bidang Pembangunan

Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy, untuk menaikkan gaji mereka. Guru honorer berharap, minimal gaji mereka dapat setara upah minimum regional (UMR).

Ya, selama ini gaji guru honorer belum setara UMR karena masih dihitung berdasarkan waktu mengajar. Guru honorer SMKN 7 Kota Bekasi Ajeng Ratna Putri mengungkapkan, gaji yang diterimanya dalam setiap bulan sekitar Rp2 juta.

Dalam per bulan Ratna diberikan waktu mengajar 24 jam dengan upah per jam Rp85 ribu.

Meskipun gajinya yang diterima belum setara UMR, dia tetap bersyukur.

”Alhamdulillah saya tetap mensyukuri hasil yang saya dapat menjadi guru honorer, namun jika memang gaji guru honorer dinaikkan saya akan lebih bersyukur lagi,” ungkapnya kepada Radar Bekasi, Kamis (14/11).

Ia berharap, jika pemerintah benar ingin menaikkan gaji guru honorer diharapkan bisa setara UMR Kota Bekasi. ”Jika memang naik saya ingin kenaikannya disamakan dengan UMR yang berlaku saat ini di Kota Bekasi,” imbuhnya.

Ajeng mengungkapkan, guru honorer memiliki peran untuk mencerdaskan anak bangsa

sama seperti guru PNS. Oleh karena itu, dia berharap pemerintah serius memikirkan nasib dirinya dan guru lain.

”Saya berharap kepada pemerintah bisa lebih memperhatikan lagi para pekerja guru honorer karena sifatnya kita disini sama, yaitu sama-sama membantu mencerdasakan anak bangsa,” tukasnya.

Hal senada diungkapkan, guru honorer SMA Tulus Bhakti Kota Bekasi Syarifah Utami. Setiap bulan dia menerima gaji dari tempatnya mengajar sekitar Rp2 juta.

”Seperti guru honorer pada umumnya saya digaji sesuai dengan seberapa banyak waktu saya mengajar di kelas, tapi waktunya juga kan sudah ditentukan sesuai dengan jadwal, jadi setiap bulan saya bisa mengantongi gaji sebesar Rp2 juta,” ungkap perempuan yang sudah menjadi guru honorer selama empat tahun.

 

Sumber :

https://ruangseni.com/