Siswa MAN 1 Jembrana Juarai Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional

Siswa MAN 1 Jembrana Juarai Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional

Siswa MAN 1 Jembrana Juarai Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional
Siswa MAN 1 Jembrana Juarai Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional

Siswa MAN 1 Jembrana mengukir prestasi Nasional. Dua Tim HIPOTESA MAN 1 Jembrana meraih juara 2 dan 3 Lomba Karya Tulis Ilmiah Tingkat Nasional yang bertajuk ‘Airlangga Maritim Week (AMW) 2019’.

Lomba karya tulis tersebut dihelat oleh mahasiswa Fakultas Perikanan

dan Kelautan Universitas Airlangga Surabaya pada 19 Oktober 2019.

Kepala MAN 1 Jembrana, Wifqi mengatakan, penelitian para siswanya bertajuk olahan kekayaan laut menjadi barang yang bernilai ekonomis. Tim pertama terdiri atas: Nabiyel Faisal Muarif, Muhamad Ersal, dan Daud Dharmansyah. Ketiganya, mengolah ikan buntal yang sebelumnya oleh masyarakat di Pesisir Pantai Pebuahan Jembrana Bali tidak dimanfaatkan dan dibuang begitu saja.

“Ketiga siswa tersebut berinisiatif mengolah ikan buntal menjadi pelapis buah alami untuk memperpanjang masa simpan buah pada saat dikirim ke luar Bali,” tutur Wifqi di Jembrana, Minggu (20/10).

Menurutnya, penelitian ketiga siswa ini mengangkat judul ‘Tetragel

(Tetraodontidae Gelatin) sebagai pelapis Buah Capai (Capsicum frutescens) dan Tomat (Solanum lycopersicum) dari Arothron meleagris’. Hasil penelitian tersebut berhasil meraih juara kedua,” ujarnya.

Tim kedua MAN 1 Jembrana terdiri atas: Putri Danesa Ahmadi, Fadjar Dimas Adi Nugraha, dan M. Tegar Handriyanto. Penelitian ketiga siswa ini berkenaan dengan pemanfaatan sabut kelapa.

Dijelaskan Wifqi, ide ketiga siswa yang duduk di kelas XII IPA tersebut muncul ketika mereka merasa prihatin melihat tumpahan bahan bakar kapal di perairan laut pada Pelabuhan Perikanan Desa Pengambengan Jembrana Bali.

Daerah tersebut dekat dengan lingkungan mereka tinggal.

Berangkat dari rasa keprihatinan tersebut, mereka berdiskusi dengan pembina Tim KTI MAN 1 Jembrana.

“Akhirnya tercetus ide untuk memanfaatkan gabus sabut kelapa yang selama ini hanya digunakan sebagai bahan kerajinan atau bahan bakar oleh masyarakat,” jelas Wifqi.

Dalam penelitian, ketiga siswa MAN 1 Jembrana ini mengolah gabus sabut kelapa sebagai Absorbent tumpahan bahan bakar kapal penangkap ikan di perairan laut. Temuan mereka, setelah diujicobakan ternyata sangat efektif untuk menyerap tumpahan bahan bakar kapal.

“Oleh sebab itu, temuan siswa-siswi tersebut mendapat juara 3 pada ajang AMW Universitas Airlangga Surabaya,” tandasnya.

Sebagai juara 2, tim pertama MAN 1 Jembrana mendapat piala dan uang pembinaan senilai Rp 1.750.000,-. Sedang tim kedua, selain piala dapat uang pembinaan sebesar Rp 1.250.000,

 

Baca Juga :