Polusi udara oleh ozon (O3)

Table of Contents

Polusi udara oleh ozon (O3)

Polusi udara oleh ozon (O3)
Polusi udara oleh ozon (O3)

Ozon adalah molekul kimia yang etrdiri dari 3 atom oksigen yang saling melekat dan merupakan bahan yang berenergi. Bila ozon berkontak dengan permukaan bahan maka ia dapat cepat mengeluarkan energi kimia yang kuat. Bila hal ini terjadi pada jaringan biologik terutama saluran nafas, energi ini akan menyebabkan kerusakan pada jaringan yang sensitif tersebut baik pada saluran nafas bagian atas (trachea) maupun bagian bawah (paru-paru).

Karena bentuk molekul ozon adalah hasil dari energi solar (matahari) dengan reaksi photokimia dari polutan, maka tidak mengherankan bila konsentrasi ozon di udara meningkat pada saat matahari bersinar terik. Sehingga konsentrasi ozon mencapai puncaknya pada tengah hari. Standar konsentrasi di udara telah ditentukan di Amerika yaitu 0,08ppm akan mengganggu kesehatan bila kondisi tersebut berlanjut sampai 8 jam, efeknya adalah sebagai berikut:
– Mengiritasi hidung dan tenggorokan
– Meningkatkan ekskresi mukus pada saluran nafas sehingga menimbulkan batuk berdahak
– Mengiritasi mata dan sakit kepala
– Pada beberapa saat menimbulkan sakit pada dada dan sulit untuk mengambil nafas dalam-dalam.

Seperti halnya oksigen, ozon mudah larut dalam cairan yang melapisi saluran nafas. Tetapi beberapa molekul ozon dapat berpenetrasi kedalam alveoli paru. Dinding alveoli akan teriritasi dan menimbulkan respon imun dimana sel makrofag masuk kedalam alveoli untuk melindungi alveoli dari bahan toksik tersebut. Hal tersebut menyebabkan dinding alveoli menebal. Bila ozon yang terhirup dalam waktu yang cukup lama, akan dapat menyebabkan kerusakan paru yang permanen.

Sumber : https://www.prfree.org/@theeacher/dosenpendidikan-releases-abrand-new-article-onthe-respiratory-system-of-different-animals-6rm584677kw4