Mahasiswa Jepang di Umuslim Dievaluasi

Mahasiswa Jepang di Umuslim Dievaluasi

Mahasiswa Jepang di Umuslim Dievaluasi
Mahasiswa Jepang di Umuslim Dievaluasi

Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan lakukan evaluasi terhadap keberadaan dua mahasiswa

Jepang yang sedang kuliah di Umuslim mengikuti program pertukaran dan kerjasama mahasiswa antara umuslim dengan Nagoya Gakuin University (NGU) Jepang yang sudah berlangsung selama enam bulan.

Salah seorang mahasiswa yang dievaluasi Kaito Fukugawa (19) dari fakultas Antar Budaya, Nagoya Gakuin University (NGU), yang telah berakhir masa kuliah di umuslim setelah menempuh pendidikan selama satu semester di Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan dan akan kembali ke negaranya untuk melanjutkan pendidikannya di Jepang.

Menurut Rektor Umuslim Dr.H.Amiruddin Idris,SE.,MSi saat perpisahan dengan mahasiswa tersebut di ruang rapat kampus Umuslim, Senin 23 Januari 2017 menyampaiakan bahwa pulangnya satu orang mahasiswa asal NGU Jepang tersebut setelah mereka menyelesaiakan pendidikanya di Umuslim selama satu semester.

Sesuai MoU kita dengan NGU Jepang bahwa untuk tahap awal Kaito Fukugawa kuliah di Umuslim

hanya satu semester, sedangkan satu lagi Natsuko Mizutani (21) dia masih tetap tinggal disini karena akan menempuh kuliah di Umuslim selama dua semester (1 Tahun).

Menurut Rektor, untuk kerjasama ini Umuslim juga akan mengirim mahasiswanya kuliah di NGU jepang sebanyak dua orang, Insya Allah mereka akan berangkat Februari nanti dan akan kuliah di Nagoya Gakuin University (NGU) Jepang selama satu tahun (dua Semester).

Menurut Rektor Umuslim proses kerjasama yang dilakukan pihaknya dengan universitas di Jepang bukan hanya dalam proses mengajar dalam kelas tetapi mahasiswa Jepang juga harus mengikuti Home Stay dirumah penduduk dalam proses memperkenalkan budaya masyarakat Aceh yang islami kepada masyarakat Jepang.

Acara perpisahan kembalinya mahasiswa Jepang tersebut dihadiri perwakilan NGU jepang Natsuko Saeki

dirangkaikan dengan evaluasi program kerjasama untuk dilanjutkan masa yang akan datang.

Menurut Kabag Humas Umuslim Zulkifli,M.Kom kepada media usai acara perpisahan menyampaikan bahwa hasil evaluasi program kerjasama ini akan dilanjutkan dengan menambah jumlah mahasiswa yang dikirim antara dua universitas tersebut akan lebih banyak lagi dan dengan lama waktu belajar juga bisa lebih satu tahun.

Dan selama ini mahasiswa Jepang sudah sangat familiar bergaul dengan masyarakat, dianya sudah bergabung main bola dengan Putra Banna Peusangan dan sering dipakai pelatih Mulya Saputra untuk bermain dalam uji coba beberapa klub.

Kemudian Kaito Fukugawa (19) mahasiswa yang akan kembali ke Jepang ketika menyampaiakan kata perpisahan bahwa dianya sangat senang kuliah di Umuslim dan berada di Aceh karena banyak kawan dan orangnya ramah, mereka memberlakukan seperti keluarga sendiri.

 

Sumber :

https://mhs.blog.ui.ac.id/lili.ariyanti/2018/01/01/sejarah-penjajahan-belanda/