Pemkab Bandung Gratiskan PPDB

Pemkab Bandung Gratiskan PPDB

Pemkab Bandung Gratiskan PPDB
Pemkab Bandung Gratiskan PPDB

SOREANG – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) bagi siswa SD sampai SMA di Kabupaten Bandung

dilakukan tanpa pungutan biaya sepeser pun, alias gratis. Bahkan, dalam PPDB itu pemerintah Kabupaten Bandung melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) memasang pengumunan tentang PPDB gratis yang disebar di seluruh kantor kecamatan se-Kabupaten Bandung.

Kepala Disdikbud Kabupaten Bandung H. Juhana mengatakan, Pemerintah Kabupaten Bandung membuat website yang digunakan untuk mengumpulkan data tentang siswa SLTP yang melanjutkan ke SLTA. Hal ini guna membuat kebijakan-kebijakan dalam bidang pendidikan.

”Kami membuka dengan dua jalur yakni jalur non akademis/ jalur prestasi dilaksanakan pada tanggal 23 sampai 28 Mei 2016 dan kedua jalur akademis/jalur reguler dilaksanakan pada tanggal 13 sampai 18 Juni 2016,” kata Juhana kepada wartawan belum lama ini.

Peserta didik baru yang akan melanjutkan itu diberi sejumlah persayaratan, yakni telah tamat dan lulus SMP/MTs/SMPLB atau Paket B yang dibuktikan dengan ijazah atau SKHUN SMP/MTs/SMPLB atau Paket B. Serta kulliyatul-mu’alimin Al-islamiyah (KMI) / Tarbiyatul mu’alimin Al-islamiyah (TMI) memiliki bukti kenaikan kelas dari kelas III ke kelas IV.

Syarat lainnya, usia setinggi-tingginya 21 pada awal tahun pelajaran baru

, tidak menikah, berkelakukan baik, tidak terlibat kenakalan remaja/penyalahgunaan Nafza, tawuran dan tidak terlibat dalam keanggotaan organisasi terlarang termasuk gang motor yang dinyatakan dalam daftar pribadi/surat keterangan berkelakuan baik dari sekolah/satuan pendidikan asal.

Untuk lulusan sebelum tahun pelajaran 2015/2016 surat keterangan catatan kriminal berasal dari kepolisian setempat, tidak bertindik (peserta didik laki-laki), tidak bertato dan khusus calon siswa SMK tidak buta warna.

”Untuk syarat kelima, khusus SMK memenuhi syarat sesuai dengan ketentuan spesifik bidang keahlian/program studi keahlian/kompetesi keahlian yang dituju,” tegas Juhana.

Sementara itu, Kepala Bidang SMA/SMK Asep Hendia menjelaskan, jadwal seleksi yang telah ditentukan adalah untuk SMA didasarkan SKHUN atau Nilai Ujian Nasional pada program paket B. Kedua, untuk SMK diberikan pembobotan nilai hasil ujian nasional dan test khusus sesuai dengan program keahlian SMK.

Test Khusus dilakukan untuk mendapatkan kesesuaian kemampuan dan minat peserta didik

dengan program keahlian/kompetesi keahlian yang dipilihnya dengan menggunakan kriteria yang ditetapkan oleh sekolah dan institusi pasangan /asosiasi profesi.

”Kami sampaikan pula bahwa pelaksanaan tes khusus SMK dilaksanakan pada tanggal 20-21 Juni 2016 dan untuk seleksi non akademis SMA dan SMK dilaksanakan pada tanggal 30 Mei sampai 4 Juni 2016,” ujarnya Asep.

Diamenambahkan, bahwa hasil seleksi untuk jalur non akademis/jalur prestasi SMA/SMK dilaksanakan pada tanggal 9 Juni 2016 dan untuk jalur akademis SMA/SMK dilaksanakan pada tanggal 27 Juni 2016.

 

Baca Juga :