Cara Bantu Anak Mengatasi Terlambat Membaca

Cara Bantu Anak Mengatasi Terlambat Membaca

Ketika anak sudah menginjak usia sekolah, banyak sekali orang tua mulai mengajarkan keterampilan membaca, menulis, dan berhitung pada anak. Tak jarang mereka menjadi khawatir ketika anak terlambat membaca, belum mengetahui hitungan, atau tidak mau mencatat seperti teman-teman sebayanya.

Berbagai benak negatif bermunculan, mungkinkah si kecil merasakan suatu kelainan tertentu? kita tidak butuh panik, ini yang butuh Anda lakukan saat si kecil terlambat membaca:

Memahami Tahapan Belajar Membaca pada Anak

Ada 3 langkah yang bisa Anda jadikan acuan dalam mengawasi perkembangan anak belajar membaca. Tahap kesatu, ketika anak umur 3 tahun. Pada etape ini, seharusnya anak telah belajar mengenal dan menilik sedikitnya 15 alfabet.

Tahap kedua, saat anak menginjak usia 4 tahun. Pada etape ini, Anda bisa mulai mengajari menyimak dan menilik kosakata yang gampang pada si kecil. Misal, melafalkan namanya sendiri, melafalkan papa atau mama, dan mengenali benda-benda sekitar. Anda bisa melatihnya dengan kartu bergambar.

Tahap ketiga, keterampilan membaca si kecil meningkat ketika dia berusia 5 tahun. Pada etape ini seharusnya dia mulai dapat membaca 2-3 suku kata dengan alfabet yang bervariasi. Sebagai contoh, bermain, belajar, berenang, dan sejumlah suku kata lain.

Mengenal Penyebab Anak Terlambat Membaca

Ketika anak terlambat membaca, penyebabnya bisa bermacam-macam, di antaranya:

– Kurangnya stimulasi.
– Sulit mengidentifikasi teknik pengucapan sebuah huruf dengan benar.
– Sulit membedakan sejumlah jenis huruf yang bentuknya serupa.
– Kesulitan dalam mempelajari kosakata baru.
– Adanya riwayat terlambat bicara dalam keluarga.

Mengasah Kemampuan Membaca pada Anak

Kemampuan membaca, masuk dalam tipe kepintaran linguistik. Kecerdasan ini bisa distimulasi semenjak bayi, dengan teknik mengajaknya bicara, membacakan kitab dengan suara nyaring, atau mengajaknya bernyanyi. Aktivitas berikut yang nantinya bakal membangun kelaziman si kecil guna tertarik pada kitab gambar, kitab cerita, simbol, dan huruf.

Lancar menyimak adalahkomponen utama dalam edukasi si kecil. Namun, saat anak terlambat membaca, tidak boleh keburu marah dulu, ya, Bunda. Karena masing-masing anak mempunyai perkembangan yang berbeda-beda. Terus dukung si kecil guna belajar menyimak dengan nyaman dan menyenangkan. Dengan demikian, minat bacanya bakal tumbuh dan berkembang secara perlahan.

http://www.red-ring.com/rssnewsitem.php?urltodisplay=https://www.pelajaran.co.id