KALIMAT UTAMA, KALIMAT PENJELAS DAN GAGASAN POKOK DALAM PARAGRAF

Kalimat Utama, Kalimat Penjelas dan Gagasan Pokok Dalam Paragraf – Dalam sebuah paragraf pasti memiliki kalimat utama dan kalimat penjelas. Kedua unsur tersebut merupakan unsur utama pembentuk paragraf. Pada kesempatan ini kita akan membahas tentang kalimat utama, kalimat penjelas, dan gagasan pokok dalam paragraf.

Perhatikan Contoh Paragraf Berikut!
    Dari dahulu hingga sekarang, boneka tetap menjadi mainan kesukaan anak perempuan. Mainan ini disukai anak perempuan karena bentuknya yang feminin. Selain bentuknya karena bentuknya yang unik, boneka juga disukai anak perempuan karena naluri alamiahnya sebagai seorang perempuan yaitu, suka mengasuh dan menyayangi.
Dari contoh paragraf di atas, bisa kita temukan pengertian dari Kalimat Utama, Kalimat Penjelas dan Gagasan Pokok. Sekarang mari kita jabarkan satu persatu.
KALIMAT UTAMA
KALIMAT UTAMA
Kalimat Utama
Kalimat utamayaitu kalimat yang menjadi inti dari sebuah paragraf. Kalimat utama merupakan unsur penting dalam paragraf karena di sinilah inti dari sebuah paragraf, bisa juga diartikan sebagai kalimat yang mengandung gagasan utama.
Pada contoh paragraf di atas kalimat utamanya terdapat pada kalimat nomor 1 yaitu,  Dari dahulu hingga sekarang, boneka tetap menjadi mainan kesukaan anak perempuan. Kalimat ini disebut sebagai kalimat utama karena kalimat ini bersifat umum, artinya masih bisa diuraikan lagi secara lebih detail.
Kalimat Penjelas
Sesuai dengan namanya, kalimat penjelas merupakan kalimat yang berfungsi menjelaskan pernyataan yang disebutkan pada kalimat utama. Penjelasannya bisa berupa rincian, contoh, maupun hal lain yang  bersifat memperjelas kalimat utama.
Pada contoh paragraf di atas, kalimat penjelasnya terdapat pada kalimat kedua dan ketiga, yaitu :
Kalimat 2, “Mainan ini disukai anak perempuan karena bentuknya yang feminin.” 
Kalimat 3, “Selain bentuknya karena bentuknya yang unik, boneka juga disukai anak perempuan karena naluri alamiahnya sebagai seorang perempuan yaitu, suka mengasuh dan menyayangi.”
Kalimat nomor 2, dan 3, menjelas kan alasan kenapa anak perempuan menyukai boneka.
Gagasan Pokok
Gagasan pokok, atau disebut juga ide pokok adalah pikiran yang menjadi dasar pengembangan sebuah paragraf. Kita dapat menemukan ide pokok dalam kalimat utama. Dengan kata lain, di dalam kalimat utama tersirat ide pokok.
Pada contoh di atas dengan kalimat utama Dari dahulu hingga sekarang, boneka tetap menjadi mainan kesukaan anak perempuan, kita bisa mengetahui bahwa ide pokoknya adalah, Boneka mainan kesukaan anak perempuan.
Baca juga : Syarat Paragraf yang Baik
 
Selamat Belajar…!!! 🙂

baca juga : contoh teks ulasan

CITRAAN DALAM PUISI SERTA JENIS DAN CONTOHNYA

Citraan Dalam Puisi Serta Jenis Dan ContohnyaBanyak hal yang turut menentukan keindahan puisi, salah satunya adalah citraan. Citraan yaitu kesan yang tertangkap dalam kalimat atau baris-baris puisi. Citraan bisa bisa kita rasakan melalui panca indera kita. Citraan digunakan dalam puisi dengan tujuan untuk memperkuat kesan puisi, sehingga ketika membaca puisi, seolah-olah kita bisa melihat, mendengar, merasa, mencium, dan meraba apa yang tertulis dalam puisi secara nyata.

CITRAAN DALAM PUISI SERTA JENIS DAN CONTOHNYA
CITRAAN DALAM PUISI SERTA JENIS DAN CONTOHNYA

Macam-macam citraan puisi
Macam citraan dalam puisi yaitu,  citraan penglihatan ( visual ), citraan pendengaran (auditit), citraan taktil, citraan penciuman, citraan gerak , dan citraan pengecapan/pencecapan. Berikut penjelasan lebih detail tentang macam-macam citraan dalm puisi.

1. Citraan Penglihatan (visual )
Citraan penglihatan yaitu citraan yang memberikan rangsangan kepada indra penglihat (melalui mata) sehingga seolah olah kita bisa melihat hal yang tertulis secara nyata.

Contoh :
Padang ilalang membentang di sepanjang jalan

2. Citraan Pendengaran (auditit)
Citraan pendengaran yaitu citraan yang dihasilkan dengan menyebutkan atau menggunakan bunyi suara. Dengan citraan ini pembaca akan mendapatkan kesan suara atau bunyi dari lirik puisi.

Contoh :
Semerdu kicauan burung di pucuk cemara, suaramu merasuki kespian jiwaku

3. Citraan taktil (Tactile Imagery)
Citraan taktil yaitu citraan yang menimbulkan kesan yang dapat dihayati dengan indra peraba / perasaan

Contoh:

Cintamu selembut sutra, meluluhkan kerasnya hatiku.

  1. Citraan penciuman

Citraan penciuman yaitu citraan yang dapat dirasakan melalui indra pencium

Contoh:

Semerbak melingkupi ruang hati, ketika kau hembuskan nafas cintamu

5. Citraan gerak

Citraan gerak yaitu citraan yang menggambarkan sesuatu yang bergerak  ataupun tidak bergerak tetapi dilukiskan dapat bergerak. Bisa berupa benda hidup atau mati.

Contoh :

Sang penari gemulai menyibak tirai

Melambai daun-daun itu tertiup bayu

6. Citraan pengecapan

Citraan pengecap yaitu citraan yang menggunakan gambaran angan indra pengecap

Contoh:

Cintamu manis mengisi hatiku

Pahit pekat tetap kau jalani dalam kebisuan

Selamat Belajar … !!! 🙂


Baca Juga : contoh konjungsi

Budaya Harus Berdampak Ekonomis

Budaya Harus Berdampak Ekonomis

Budaya Harus Berdampak Ekonomis
Budaya Harus Berdampak Ekonomis

BANDUNG (19/5) – Budayawan Sunda yang juga Bupati Purwakarta

Dedi Mulyadi menegaskan bahwa orang Sunda jangan sampai kehilangan identitas budayanya. Bahkan Dedi mengatakan, budaya dan kearifan lokal Sunda harus menjadi prilaku yang tumbuh di masyarakat Sunda sendiri. Hal itu diungkapkan Dedi saat berdiskusi dengan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Jawa Barat.

“Saya menilai, orang Sunda saat ini hampir kehilangan

keyakinan budayanya sendiri. Akibatnya, hampir tidak ada lagi ciri khas orang Sunda. Oleh karena itu, hanya orang Sunda sendiri yang bisa melestarikan kearifan lokal prilaku hidup sebagai orang Sunda sebagai budaya sehari-hari” ujar Dedi.

Budaya itu menurut Dedi jangan dipahami hanya sebagai seni pertunjukan tradisional. Lebih luas lagi budaya harus dipahami sebagai pola pikir dan prilaku sehari-hari.

“Kalau budaya hanya dipahami sebagai seni pertnujukan

, itu sangat sempit, karena seni pertunjukan hanya sebahagian kecil dari unsur budaya” katanya.

Lebih jauh Dedi berharap, peran pelestarian budaya ujungnya bisa berdampak ekonomis, seperti halnya di Pulau Bali. (Pun)

 

Baca Juga :

 

 

Pemprov. Jabar Siap Kembangkan Riset Di Bidang Peternakan

Pemprov. Jabar Siap Kembangkan Riset Di Bidang Peternakan

Pemprov. Jabar Siap Kembangkan Riset Di Bidang Peternakan
Pemprov. Jabar Siap Kembangkan Riset Di Bidang Peternakan

BANDUNG- Pemprov. Jabar, kini siap mengembangkan riset untuk peternakan.

 

Hal tersebut, ditegaskan Gubernur Jabar, H. Ahmad Heryawan dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu (20/5).

Pengembangan riset untuk pengembangan sektor peternakan menurut Gubernur, sudah diawali dengan pembuatan nota kerjasama. Kerjasama riset tersebut, dilaksanakan dengan beberapa instansi diantaranya Kementerian Ristek dan  LIPI.

Kerjasama tersebut, difokuskan untuk Penelitian pengembangan Sapi lokal

asal Jabar yaitu  Sapi Pasundan. Keberadaan Sapi Pasundan, perlu dikembangkan karena lebih tahan dibanding Sapi luar yang dikembangkan dari plasma nuftah melalui hasil impor.

Sapi dari luar rentan penyakit sehingga perlu ada penambahan sapi lokal. Dengan MoU riset tersebut, Hal yang diharapkan ada erbaikan genetik dari sapi lokal asal Jabar.  Adapun Lokasi riset untuk sapi pasundan meliputi : Bogor, Ciamis dan Tasikmalaya.

Jika populasi Sapi Pasundan sudah berkembang bagus

, ujar Gubernur pemasaran juga akan difasilitasi. (SN)

 

Sumber :

https://kidblog.org/class/kelas-biologi-online

Jabar Dukung Peningkatan Kepatuhan LHPKN

Jabar Dukung Peningkatan Kepatuhan LHPKN

Jabar Dukung Peningkatan Kepatuhan LHPKN
Jabar Dukung Peningkatan Kepatuhan LHPKN

BANDUNG-Dalam rangka pencegahan korupsi terintegrasi dan peningkatan

penyampaian Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI melakukan Penandatanganan Pernyataan Bersama tentang Komitmen Pencegahan Korupsi Terintegrasi di lingkup Provinsi Jawa Barat (22/05). Kegiatan yang bertempat di Aula Barat Gedung Sate, Bandung, tersebut dihadiri Wakil Ketua KPK Adnan Pandu Praja, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher), serta para walikota dan bupati se-Provinsi Jawa Barat atau yang mewakili.

Pada acara kali ini selain Komitmen KPK – Gubernur, KPK – Kepala Daerah

, juga ditandatangan Pergub No. 55 tahun 2015 tentang LKPHN di lingkungan Pemda Prov Jabar.

Pernyataan komitmen bersama ini diharapkan mampu mendongkrak secara signifikan tingkat kepatuhan wajib LHKPN di lingkup Provinsi Jawa Barat yang per akhir April 2015 kasih berapa pada tahap kisaran 43 persen.

Menurut Adnan, Kepatuhan melaporkan LHKPN menjadi sarana kontrol

masyarakat dan menguji integritas para penyelenggara negara. “Selain itu, kewajiban pelaporan LHKPN juga memberikan sejumlah manfaat bagi pelapornya. Antara lain: menanamkan sifat kejujuran, keterbukaan, dan tanggung jawab; membangkitkan rasa takut untuk korupsi; serta mendeteksi potensi konflik kepentingan di antara tugas-tugas publik dan kepentingan pribadi,” kata Adnan.

Sebelumnya, pada 18-21 Mei 2015, telah dilakukan serangkaian kegiatan peningkatan kepatuhan penyampaian LHKPN, antara lain: asistensi pengisian dan pengumpulan LHKPN di Pemprov Jabar, PT Perkebunan Nusantara VIII, Badan Geologi Kementrian ESDM, Kanwil BPN Prov Jabar, dan Perum Bulog Divisi Regional Jawa Barat. juga kegiatan koordinasi pengelolaan dan percepatan kepatuhan LHKPN yang dilakukan di PT Pindad (Persero) dan PT Pos Indonesia (Persero). Di sana, tim KPK menemui pimpinan instansi untuk melakukan review atas kepatuhan LHKPN dan regulasi serta memberikan rekomendasi untuk percepatan kepatuhan LHKPN.

 

Sumber :

http://linda134.student.unidar.ac.id/2019/05/pengertian-jaringan-tumbuhan.html

Biografi Abu Al-Qasim Al-Zahrawi : Dokter Ahli Bedah Muslim

Biografi Abu Al-Qasim Al-Zahrawi : Dokter Ahli Bedah Muslim

Biografi Abu AlQasim AlZahrawi

Nama lengkap Abu al-Qasim al-Zahrawi adalah Abu al-Qasim Khalaf Ibnu Abbas al-Zahrawi. Namun, ia lebih dikenal dengan sebutan Abucasis di Eropa. Al-Zahrawi lahir pada tahun 936 di Kordova, Spanyol. Ia dikenal sebagai seorang dokter dan ahli bedah muslim Spanyol. Ia mengembangkan ilmunya pada masa pemerintahan Abdur Rahman III (912 – 961).
Al-Zahrawi mengawali karirnya sebagai dokter bedah dan pengajar di beberapa sekolah kedokteran. Namanya mulai menjadi bahan perbincangan di dunia kedokteran setelah bukunya yang berjudul at-Tasrif Liman ‘Ajiza ‘an at-Ta’lif (Metode Pengobatan) diterbitkan. Seketika, buku tersebut menjadi sangat populer. Dalam buku itu, al-Zahrawi menguraikan sejumlah hal baru dalam bidang kedokteran. Buku tersebut merupakan catatan perjalanannya sebagai seorang dokter selama lima puluh tahun. At-Tasrif Liman ‘Ajiza ‘an at-Ta’lif juga dianggap sebagai ikhtisar ensiklopedi kedokteran. Pada abad pertengahan, At-Tasrif Liman ‘Ajiza ‘an at-Ta’lif diterjemahkan dalam bahasa Latin. Selanjutnya, sejumlah editor Eropa ikut menerjemahkan karya tersebut dalam bahasa mereka. Buku dengan sejumlah diagram dan ilustrasi berbagai alat bedah yang pernah digunakan Zahrawi ini kemudian menjadi buku wajib mahasiswa kedokteran.
Selain menulis buku, al-Zahrawi juga menciptakan sejumlah alat bantu operasi. Ada tiga kelompok alat yang diciptakannya, yaitu instrumen untuk mengoperasi bagian dalam telinga, instrumen untuk memeriksa internal saluran kencing, dan instrumen untuk membuang sel asing dalam kerongkongan.
Al-Zahrawi juga terkenal sebagai pakar operasi yang piawai mengaplikasikan beragam tekhnik untuk lima puluh jenis operasi yang berbeda. Ia adalah dokter pertama yang menguraikan operasi klasik pada kanker payudara, tekhnik menghilangkan batu ginjal, dan tekhnik membuang kista pada kelenjar tiroid, secara detail. Ia membahas tentang luka dan cara pembedahannya, pengobatan tulang yang remuk, penyakit gigi dan cara pengobatannya, dengan lengkap. Selain itu, ia juga termasuk salah satu tokoh penggagas operasi plastik, atau setidaknya mencanangkan prosedur bedah plastik untuk pertama kali.
Sebagai dokter, al-Zahrawi juga menguasai masalah pengobatan gigi. Dalam sebuah bukunya, ia membahas beberapa alat penting dalam perawatan gigi. Misalnya, sebuah alat yang sangat vital dalam operasi gigi yang disebut thereof. Masih dalam buku yang sama, ia juga mendiskusikan beberapa kelainan pada gigi dan bagaimana cara mengoreksinya. Ia juga menciptakan sebuah tekhnik pembuatan gigi palsu dan cara memasangnya.
Di kalangan kedokteran muslim, al-Zahrawi dikenal sebagai tokoh perintis ilmu pengenalan penyakit (diagnostic) dan cara penyembuhan (therapeutic) penyakit telinga. Ia juga merintis pembedahan telinga untuk mengembalikan fungsi pendengaran. Caranya, dengan memperhatikan anatomi saraf-saraf halus (arteries), pembuluh darah (veins), dan otot (tendons), secara seksama. Selain itu, al-Zahrawi dikenal pula sebagai tokoh pelopor pengembangan ilmu penyakit kulit (dermatology). Sehubungan dengan profesinya sebagai dokter, ia juga mengarang sebuah buku tentang ilmu kedokteran dan sejumlah peralatannya. Buku tersebut berbentuk sebuah ensiklopedi medis yang menerangkan dan mendeskripsikan dua ratus peralatan pembedahan yang dilengkapi dengan diagram informasi yang akurat.

Pemikiran al-Zahrawi di bidang kedokteran sangat mempengaruhi sistem pengobatan di Barat. Hingga abad XV, sejumlah silabus pelajaran medis di berbagai universitas di Eropa masih memasukkan salah satu karya al-Zahrawi ke dalamnya, yaitu Kitab al-Mansur.


Baca Juga : Gambar Jaringan Tumbuhan

Biografi Ibnu Rusta : Penulis Ensiklopedi Geografi Muslim

Biografi Ibnu Rusta : Penulis Ensiklopedi Geografi Muslim

Biografi Ibnu Rusta

Nama lengkap Ibnu Rusta adalah Abu Ali Ahmad bin Umar bin Rusta. Ia berasal dari Isfahan. Pada tahun 903 (290 H), ia mengadakan perjalanan ke Hijaz. Ibnu Rusta adalah seorang penulis buku Kitab al-A’lak an-Nafisah yang terdiri dari beberapa jilid. Ia menulis karya itu sekitar tahun 903 – 913 (290 – 300 H), sebelum kemudian diedit dan diterbitkan kembali oleh de Goeje (Leiden, 1892). Sebagai seorang yang berpendidikan tinggi, buku tersebut membahas sejumlah tema pokok dari berbagai macam disiplin ilmu, seperti matematika, geografi, dan sejarah.
Ibnu Rusta adalah seorang ahli geografi yang andal. Ia berhasil melakukan serangkaian penjelajahan dan menulis hasil pengamatannya dengan detail. Dalam sebuah buku, ia mendeskripsikan suasana kota Mekkah dan Madinah, berbagai keajaiban dunia, dan pembagian tujuh macam iklim menurut sistem Yunani. Tak hanya itu, ia juga memasukkan penjelasan tentang Konstantinopel, Bulgaria, Slavia, Rusia, dan negara lain. Selanjutnya, ia memaparkan rencana perjalanannya ke beberapa tempat. Terpisah dari deskripsi tentang negeri-negeri Islam, Ibnu Rusta menyisipkan informasi tentang sejumlah daerah di luar wilayah kekuasaan Islam.
Berdasarkan keragaman isinya, buku karya Ibnu Rusta ini dikatakan sebagai ensikopedi singkat ilmu pengetahuan, sejarah, dan geografi. Sementara itu, J.H. Kramers menilai bahwa karya tersebut adalah sebuah sumber informasi yang kaya sebab semua jenis pokok masalah yang menarik perhatian terangkum di dalamnya. Hal itulah yang membuat Kitab al-A’lak an-Nafisah dianggap sebagai literatur ilmu-ilmu sekuler, yaitu ilmu yang tidak mendapat tempat dalam literatur agama dan tradisional. Pada halaman Daftar Pustaka, terlihat bahwa Ibnu Rusta mengambil banyak keterangan dari karya al-Jayhani, Ibnu Khurradadzbih, dan laporan Abu Abdullah Muhammad bin Ishak, seorang ilmuwan yang pernah tinggal di Khmer (Kamboja) selama dua tahun. Pada masa itu, laporan Abu Abdullah Muhammad bin Ishak banyak digunakan sebagai bahan rujukan oleh para ahli ilmu bumi.
Selain mahir geografi, Ibnu Rusta juga menguasai ilmu astronomi. Ia menulis buku tentang tanda-tanda zodiak dan pengenalan planet di alam semesta, yang dikategorikannya berdasarkan bentuk dan ukurannya. Untuk memudahkan para pembaca memahami isi bukunya, Ibnu Rusta menulis dengan bahasa yang singkat, jelas, dan membatasi kutipan dari buku lain, tinjauan, pandangan, dan teori para astronom. Salah satu pandangan ahli astronomi yang dikutip Ibnu Rusta adalah pandangan tentang rotasi menurut Aryabhatta. Sebagai seorang muslim yang taat, Ibnu Rusta juga mengutip ayat-ayat al-Quran untuk memperkuat pandangan astronominya. Baca Juga : Contoh Surat Kuasa Tanah

Plt. Bupati Bandung Fokus Pada PON

Plt. Bupati Bandung Fokus Pada PON

Plt. Bupati Bandung Fokus Pada PON
Plt. Bupati Bandung Fokus Pada PON

BANDUNG–Gubernur Jabar Ahmad Heryawan meminta kepada Penjabat

Bupati Bandung agar fokus pada persiapan PON dalam tugas sementaranya sebagai Plt. Bupati Bandung. Selain itu Plt. Bupati Bandung juga harus menuntaskan beberapa hal seperti penuntasan pemilihan kepala daerah hingga ke pelantikan.

“Yang utama tentu mengawal penuntasan Pilkada agar bisa berjalan lancar hingga pelantikan Bupati dan Wakil Bupati definitif nanti, kemudian jangan lupa, Kabupaten Bandung juga menjadi tuan rumah pembukaan PON XIX, jadi harus difokuskan ke ara itu kerja Plt. Bupati Kabupaten Bandung” ujarnya.

Gubernur Jabar Ahmad Heryawan juga menegakan agar Plt.

Bupati atau Penjabat Bupati Bandung harus terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jabar dalam setiap perkembangan apapun.

“Saya sudah minta ke Pjs Bupati untuk terus berkoordinasi dalam setiap perkembangan apapun dengan Pemprov Jabar, agar kalau ada sesuatu yang memang harus ditangani secara lintas sektoral bisa cepat tertangani” katanya.

Perry Suparman yang saat ini menjabat Kepala Inspektorat

Jabar dilantik menjadi Pjs. Bupati Bandung menggantikan Dadang Naser sebagai Bupati Bandung yang habis masa tugasnya 12 Desember 2015. (Pun

 

Baca Juga :

Sinergi Antar Daerah Sangat Penting

Sinergi Antar Daerah Sangat Penting

Sinergi Antar Daerah Sangat Penting
Sinergi Antar Daerah Sangat Penting

BANDUNG – Potensi besar perekonomian di Jawa Barat

tidak begitu optimal digarap karena tidak adanya sinergi yang berjalan dengan bagus.

Pakar Ekonomi Universitas Padjadjaran Ina Primiana mengatakan masalah utama ekonomi di Jabar terletak pada tidak terintegrasinya pembangunan antar daerah.

Ia menyontohkan bahan baku kulit dari Garut

malah langsung diekspor. Padahal Cibaduyut sangat butuh bahan baku kulit untuk sepatu.

“Nah di sini terlihat tidak adanya integrasi antar daerah,” ungkapnya.

Dia menyayangkan tingginya ketergantungan dunia usaha Indonesia pada bahan baku impor yang mencapai angka 70%. Padahal, betapa banyak produk sektor pertambangan, pertanian, perkebunan dan lainnya yang dihasilkan di tanah air.

“Saya kaget ketika lihat data produk jamu ternyata

bahan bakunya impor semua. Padahal kurang apa bahan baku jamu di kita?” cetusnya.

Begitu juga dengan pertanian. Ina mencontohkan Indramayu yang merupakan lumbung padi nasional. Tapi ironis konsumsi beras dari Vietnam begitu tinggi. Di Jabar khususnya, banyak perguruan tinggi yang konsen pada bidang pertanian, tapi sektor pertanian begitu-begitu saja.

“Infrastruktur seperti pelabuhan, jalan, bandara, aktivasi jalur kereta api juga harus diperbaiki agar bisa menekan biaya produksi yang membuat produk kita berdaya saing,” tuturnya. jo

 

Sumber :

https://www.kiwibox.com/alistudio/blog/entry/148436763/jaring-jaring-kubus/

Terrace Jalur KA Cepat Akan Dikeluarkan Segera

Terrace Jalur KA Cepat Akan Dikeluarkan Segera

Terrace Jalur KA Cepat Akan Dikeluarkan Segera
Terrace Jalur KA Cepat Akan Dikeluarkan Segera

BANDUNG(17/12) – Terase atau penentuan jalur

yang akan digunakan untuk pembangunan jalur KA Cepat Jakarta Bandung akan dibuat keputusannya segera.

Menurut Gubernur Jaba Ahmad Heryawan, 90% Terase KA Cepat itu ada di wilayah Jabar, atau Kabupaten Kota y ang ada di Jawa Barat.

“Kita akan keluarkan segera keputusannya setelah ada persetujuan

dari Presiden. Saya kemarin bicara sama Menteri PU, dan katanya Presiden sudah menyetujui tinggal nunggu penandatanganan Kepresnya” ujar Gubernur.

Karena terase KA Cepat Jakarta Bandung itu berkaitan

dengan tata ruang Kabupaten Kota, maka pemprov sudah berkoordinasi juga dengan Kabupaten Kota agar dalam penyusunan tata ruangnya menyertakan perencanaan jalur KA Cepat.

“Kita sudah koordinasi dengan beberapa Kabupaten Kota yang dilalui KA Cepat, agar dalam penyusunan RTDTR wilayahnya ikut menyesuaikan atau memasukan rencana jalur KA Cepat itu, dan mereka pada umumnya sudah siap” katanya. (Pun)

 

Sumber :

https://www.kiwibox.com/alistudio/blog/entry/148436747/apa-yang-dimaksud-seni-teater/