Mengenal Tentang Jenis-Jenis Hujan

Mengenal Tentang Jenis-Jenis Hujan

Mengenal Tentang Jenis-Jenis Hujan
Mengenal Tentang Jenis-Jenis Hujan

Untuk kepentingan kajian atau praktis, hujan dibedakan menurut terjadinya, ukuran butirannya, atau curah hujannya.

Jenis-jenis hujan berdasarkan terjadinya

  • Hujan siklonal, yaitu hujan yang terjadi karena udara panas yang naik disertai dengan angin berputar.
  • Hujan zenithal, yaitu hujan yang sering terjadi di daerah sekitar katulistiwa, akibat pertemuan Angin Pasat Timur Laut dengan Angin Pasat Tenggara. Kemudian angin tersebut naik dan membentuk gumpalan-gumpalan awan di sekitar ekuator yang berakibat awan menjadi jenuh dan turunlah hujan.
  • Hujan orografis, yaitu hujan yang terjadi karena angin yang mengandung upa air yang bergerak horisontal. Angin tersebut naik menuju pegunungan, suhu udara menjadi dingin sehingga terjadi kondensasi. Terjadilah hujan di sekitar pegunungan.
  • Hujan frontal, yaitu hujan yang terjadi apabila massa udara yang dingin bertemu dengan massa udara yang panas. Tempat pertemuan antara kedua massa itu disebut bidang front. Karena lebih berat massa udara dingin lebih berada di bawah. Di sekitar bidang front inilah sering terjadi hujan lebat yang disebut hujan frontal.
  • Hujan muson atau hujan musiman, yaitu hujan yang terjadi karena Angin Musim (angin Muson). Penyebab terjadinya Angin Muson adalah karena adanya pergerakan semu tahunan Matahari antara Garis Balik Utara dan garis Balik Selatan. Di Indonesia, hujan muson terjadi sekitar bulan Oktober sampai April. Sementara di kawasan Asia Timur terjadi bulan Mei sampai Agustus. Siklus muson inilah yang menyebabkan adanya musim penghujan dan musim kemarau.

Jenis-jenis hujan berdasarkan ukuran butirnya

  • Hujan gerimis (drizzle), diameter butirannya kurang dari 0,5 mm
  • Hujan deras (rain), curahan air yang turun dari awan dengan suhu diatas 0° Celcius dengan diameter ±7 mm
  • Hujan salju, terdiri dari kristal-kristal es yang suhunya berada dibawah 0° Celcius
  • Hujan batu es, curahan batu es yang trun dalam cuaca panas dari awan yang suhunya dibawah 0° Celcius

Jenis-jenis hujan berdasarkan curah hujan (definisi BMG)

  • hujan sedang, 20 – 50 mm per hari
  • hujan lebat, 50-100 mm per hari
  • hujan sangat lebat, di atas 100 mm per hari

 

(Sumber: https://pengajar.co.id/)

Mengenal Tentang Proses Terbentuknya Hujan

Mengenal Tentang Proses Terbentuknya Hujan

Mengenal Tentang Proses Terbentuknya Hujan
Mengenal Tentang Proses Terbentuknya Hujan

Hujan terbentuk melalui beberapa tahapan sebagai berikut:

Tahap I

Air-air tersebut umumnya mengalami proses penguapan atau evaporasi akibat adanya sinar matahari. Air yang menguap, khususnya air laut, membentuk partikel-partikel (aerosol) yang kaya akan garam dan melayang-layang di udara menuju atmosfir langit yang tinggi bersama uap-uap air yang lain, melalui mekanisme yang disebut perangkap air. 

Tahap II

Di atmosfir langit yang tinggi, uap air tersebut mengembun dan mengalami proses pemadatan atau kondensasi, di sekeliling butiran-butiran garam dan partikel-partikel debu, sehingga membentuk awan. Awan ini pada dasarnya adalah butiran-butiran air hujan yang sangat kecil (diameter antara 0,01 dan 0,02 nm). Dengan bantuan angin, awan-awan tersebut dapat bergerak, menyebar secara vertikal, horizontal maupun diagonal, sehingga menutupi langit. 

Tahap III

Akibat angin atau udara yang bergerak ini, awan-awan yang merupakan partikel-partikel air yang mengelilingi butiran-butiran garam dan partikel-partikel debu, akan saling bertemu dan membesar yang bergerak ke atas menuju langit / atmosfir bumi yang suhunya lebih rendah atau dingin, dan akhirnya membentuk butiran es dan air. Karena berat dan tidak mampu ditopang angin, akhirnya butiran-butiran air atau es tersebut jatuh ke permukaan bumi atau mengalami proses presipitasi menjadi hujan. Semakin tinggi udara tersebut, semakin dingin pula udara awan tersebut, akibatnya es atau salju yang terbentuk mencair menjadi air, tetapi jika suhunya sedemikian rendah maka yang turun, tetap sebagai salju.

Hujan tidak hanya turun berbentuk air dan es saja, tetapi juga bisa berbentuk embun atau kabut. Hujan yang jatuh ke permukaan bumi, jika bertemu dengan udara yang kering, maka sebagian hujan tersebut dapat menguap kembali ke udara. 

 

(Sumber: https://thesrirachacookbook.com/)

Kota Bogor Kurang 0,3 Poin Raih Piala Adipura

Kota Bogor Kurang 0,3 Poin Raih Piala Adipura

Kota Bogor Kurang 0,3 Poin Raih Piala Adipura

Menjelang penilaian Adipura periode 2017-2018

Menjelang penilaian Adipura periode 2017-2018 yang akan dilaksanakan pada bulan Oktober-November 2017, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Kementerian LHK) memberikan pengarahan tentang proses penilaian Adipura Pemantauan 1 dan 2 (P1 dan P2). Kegiatan pengarahan berlangsung seusai briefing staf dan dipimpin langsung Wali Kota Bogor Bima Arya di ruang Paseban Sri Bima, Balaikota Bogor, Selasa (10/10/2017).

Kementerian LHK Direktorat Pengolahan Sampah

Salah satu narasumber dari Kementerian LHK Direktorat Pengolahan Sampah Aditya Nugraha menjelaskan, pada tahun 2016 Kota Bogor berada di peringkat 11 nasional untuk kategori kota besar dari 15 Kabupaten Kota. Nilai Adipura yang diraih Kota Bogor yakni 72.70.

Secara rinci Aditya menyebutkan, untuk P1 nilai Kota Bogor 72,59

Sedangkan TPA 68,40 kemudian rata-rata fisik 72,59, rata-rata (Tempat Pembuangan Akhir) TPA 68,40 dan NF (Sistem Manajemen) 74,75. “Sebetulnya ini hanya kurang 0,3 untuk meraih Piala Adipura,” sebut Aditya.

Dia menerangkan, nilai terendah Kota Bogor antara lain berada di pasar, pertokoan, perkantoran, terminal dan TPA. Nilai rendah berikutnya yakni dalam hal pemilahan sampah, sarana pemilahan sampah dan proses pemilahan sampah.

Sedangkan untuk catatan lokasi jalan yang harus dibenahi antara lain, area jalan, sampah dan gulma, fisik trotoar, PKL (Pedagang Kaki Lima), fisik lapak dan tempat sampah. Sementara yang menjadi catatan untuk lokasi pasar yakni RTH (Ruang Terbuka Hijau), sebaran dan fungsi pohon peneduh, penghijauan, penataan kios, PKL, fisik lapak, sampah dan tempat sampah, TPS, bangunan fisik, sarana pemilahan sampah, sarana pengolahan dan proses pengolahan sampah.

Catatan berikutnya untuk nilai yang masih kurang kata Aditya, yaitu lokasi pertokoan jalan Semeru, fungsi pohon peneduh, penghijauan, bangunan fisik, pelayanan langsung, pemilahan dan sarana proses pemilahan sampah.

Seperti lokasi Stasiun kereta

Lebih lanjut Aditya mengatakan masih ada beberapa catatan lokasi yang perlu dibenahi. Seperti lokasi Stasiun kereta, sekolah, rumah sakit dan Puskesmas, dan terakhir Tempat Pembuangan Akhir. Dari gambaran tersebut Aditya berharap pada periode 2017-2018 dapat dibenahi dan lebih ditingkatkan.

Artikel terkait :

Netty Akan Ikuti Race 21K di West Java Eco Marathon

Netty Akan Ikuti Race 21K di West Java Eco Marathon

 

Netty Akan Ikuti Race 21K di West Java Eco Marathon

BANDUNG

Ketua TP PKK Provinsi Jawa Barat Netty Heryawan menyatakan partisipasinya di race 21K pada gelaran West Java Eco Marathon 2017 di Pangalengan, Kabupaten Bandung, pada 15 Oktober 2017 mendatang.

Netty menolak dengan halus ketika disebut sebagai seorang pelari

“Saya sebetulnya seorang pemula. Dibandingkan dengan teman-teman  yang sudah biasa mengejar event-event lari bahkan sampai keluar negeri, saya engga ada apa-apanya,” kata Netty pada Pertemuan dengan Wartawan bersama panitia West Java Eco Marathon 2017 di Cafe Centropoint Jalan Trunojoyo No. 57 Bandung, Selasa (10/10/17).

Faktanya, Netty sudah beberapa kali mengikuti kompetisi lari Marathon di bebepara event

Diantaranya 5K Run For Thalasemia, Run For Charity dan Tahura Trail Run 10K dan 17K. Netty memiliki motivasi pribadi mengapa dirinya sangat giat dan menyukai olahraga. Ini dikarenakan dirinya pernah sakit yang cukup parah, namun dapat bertahan karena rajin berolahraga seusai anjuran dokter yang merawatnya. Untuk gelaran ini, Netty mengaku telah melakukan berbagai latihan fisik agar staminanya fit nanti.

Lebih jauh Netty mengatakan event ini memiliki multifungsi

“Kegiatan ini merupakan multifunction, kenapa? Karena adanya pengembang potensi pariwisata sekaligus mengedukasi masyarakat tentang kesadaran menjaga lingkungan. Kita juga punya kewajiban untuk menggelorakan dan membudayakan masyarakat hidup sehat, salah satu pilihannya mudah dan murah yaitu lari,” lanjutnya.

Direktur Management Aset PTPN 8 Gunara S mengatakan hampir 50 persen area kebun Teh menjadi lokasi lari pada West Java Eco Marathon 2017. Para pelari akan merasakan sensasi yang luar biasa ketika berlari diatas permukaan laut 1.400 – 1.600m. Pelari akan disuguhi pemandangan perkebunan Teh warisan pendahulu. Selain itu menjadi sarana edukasi cinta akan lingkungan serta disiapkan jalur-jalur track yang aman bagi pelari.

Jumlah sementara peserta tiga bulan terakhir mencapai 1.500 pelari

Diikuti oleh pelari tanah air maupun mancanegara seperti dari Kenya, Vietnam, Jepang dan Belanda. Diantara para pelari yang telah mendaftar tercatat ada 10 atlet lari profesional dari Indonesia dan Kenya. Pada kesempatan kali ini dilaunching juga warna kaos jersey sesuai race yang diikuti diantaranya warna Hijau 5K, warna Orange 10K, warna Putih 21K dan warna Kuning 42K.

 

Sumber : https://pakdosen.co.id/

Sembari Menangis Terharu, Wali Kota Peluk Seorang ABK

Sembari Menangis Terharu, Wali Kota Peluk Seorang ABK

Sembari Menangis Terharu, Wali Kota Peluk Seorang ABK

Anak Berkebutuhan Khusus

Puluhan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) dengan riang menyambut kedatangan Wali Kota Bogor Bima Arya dan Bunda Anak Istimewa Yane Ardian. Di baris paling depan, enam anak perempuan menari dengan cukup luwes. Di belakang mereka ada sepasang anak laki-laki memakai baju kuning didampingi seorang anak perempuan difabel berkebaya putih dan kain batik berjalan menghampiri Bima dan Yane untuk memberikan sebuket bunga mawar untuk Bunda Anak Istimewa.

Penyambutan tak berhenti sampai disitu dibaris kedua, tiga anak perempuan yang juga sama-sama berkebutuhan khusus menari dengan cekatan. Pertunjukan kemudian disambung dengan tarian maumere dari beberapa ABK lainnya. Lalu penyambutan terakhir ditutup dengan anak-anak ABK dibaris belakang yang menari Bungo Jeumpa. Kali ini Bima dan Yane menghampiri barisan dan menari bersama mereka.

Seusai penyambutan

Bima dan Yane yang turut didampingi Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor Fahrudin masuk ke dalam ruangan yang berada di Lantai 6 Gedung LIPI, Jalan Ir. Djuanda, Kota Bogor. Selasa (10/10/2017). Disana, sebelum acara Sosialisasi Pendidikan Inklusif dimulai, kembali ada pertunjukan dari belasan ABK berpakaian seragam putih menari tarian Baby Shark dan Goyang Pinguin. Kembali Bima dan Yane ikut menari bersama anak-anak. 

Suasana yang ceria kemudian menjadi sendu dan penuh haru ketika seorang anak Tuna Netra bergamis putih dengan tongkatnya berjalan ke depan para hadirin. Disana, anak laki-laki tersebut berhadapan dengan Bima dan meraba wajah orang nomor satu di Kota Bogor tersebut dengan kedua tangannya. Sementara, tamu undangan yang hadir dan melihat tak kuasa menahan air matanya. Begitu pula dengan Bima, pipi Wali Kota Bogor pun basah dengan air mata. Ia pun mencium kening anak tersebut dan memeluknya. 

Bima mengatakan, acara ini mempersatukan dua hal yakni kemanusiaan dan konstitusional. Dengan kemanusiaan, kepedulian terhadap ABK semakin diperkuat, sementara dengan Konstitusi mewajibkan untuk memberikan hak yang sama pada ABK. Saat ini ABK di Kota Bogor terus bertambah sehingga diperlukan perhatian dan komitmen bersama. Agar ABK mendapatkan pendidikan yang layak dan mendapatkan hak yang sama seperti anak-anak tanpa hambatan.

Keberadaan ABK

“Keberadaan ABK di sekolah Inklusif bukan hanya membuat ABK memiliki keterampilan, mampu menangani hambatannya dan membuat produk yang bisa membuat mereka percaya diri. Melainkan untuk memberikan kesempatan bagi anak, guru, kepala sekolah dan masyarakat untuk mengasah toleransi dan empati dengan adanya keberagaman,” ujarnya.

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bogor Yane Ardian

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bogor Yane Ardian mengatakan, predikat sebagai Bunda Anak Istimewa itu merupakan amanah. Peran Bunda Anak Istimewa lebih kepada menyadarkan orangtua kalau setiap anak dilahirkan dengan unik, memiliki potensi berbeda dan penanganan yang berbeda-beda. 

“Jadi kita sama-sama beri perlindungan, perhatian kepada anak-anak ABK dengan memenuhi hak-hak anak karena ABK itu istimewa.  Kedepan saya akan coba terus mengawal,” pungkasnya.

Sumber : https://solopellico3p.com/

Contoh Surat Pemberitahuan Acara Sekolah

Contoh Surat Pemberitahuan Acara Sekolah

Contoh Surat Pemberitahuan Acara Sekolah – Acara yang dikerjakan oleh sekolah baik lewat OSIS atau sekolah tentu saja membutuhkan surat pemberitahuan. Selain sebagai bahan kelengkapan administrasi. Surat pemberitahuan juga diperuntukkan sebagai Info kepada orang tua dan pihak berkenaan berkenaan terdapatnya kegiatan yang melibatkan siswa di sekolah.

PEMERINTAH KABUPATEN GOWA

DINAS PENDIDIKAN

SMP N 1 GOWA

Jalan Pemuda 10, Pallangga Kabupaten Gowa

Pallangga, 10 Oktober 2018

Nomor : 12 / PMB / X/ 2018

Perihal : Pemberitahuan

Lampiran : –

Yang terhormat,

Bapak/Ibu Wali Murid

Kelas VII SMP N 1 Gowa

Di,-

Tempat

Dengan hormat,

Berdasarkan hasil rapat orang tua wali terhadap tanggal 8 Oktober 2018 yang lalu, SMP N 1 Ronggo th. ajaran 2017/2018 akan mengadakan acara Study Tour yang harus diikuti oleh semua siswa kelas VII. Acara Study Tour ini akan dikerjakan terhadap :

Hari/ Tanggal      :               Sabtu/ 13 Oktober 2018

Biaya/ Siswa       :               Rp. 200.000 (Dua Ratus Ribu Rupiah)

Tujuan  :               1. SMK N 1 Makassar

  1. Sanggar Tari Kabupaten Gowa
  2. Balla Lompoa Kabupaten Gowa

Demikian pemberitahuan ini kita sampaikan. Atas perhatian dan izin yang diberikan kita ucapkan menerima kasih.

Hormat kami,

Kepala SMP N 1 Gowa

Ilham Hidayat, S.Pd, M.Pd

 

Sumber : https://www.kumpulansurat.co.id/

Contoh Surat Pemberitahuan Acara Karang Taruna

Contoh Surat Pemberitahuan Acara Karang Taruna

Contoh Surat Pemberitahuan Acara Karang Taruna – Karang Taruna sebagai organisasi kepemudaan tingakt desa/ kelurahan kebanyakan aktif melaksanakan bermacam acara. Untuk melangsungkan acara selanjutnya sudah pasti wajib sebabkan surat pemberitahuan kepada pemerintah setempat. Adapun contoh surat pemberitahuannya adalah sebagai berikut.

Pallangga, 10 Oktober 2018

No : 02/KR-DS/X/2018

Lampiran : –

Perihal : Pemberitahuan

Kepada

Yth. Kepala Desa Taeng

Di,-

Tempat

Dengan hormat,

Sehubungan dengan dapat di laksanakannya acara Perlombaan Tenis Meja Se-Kabupaten Gowa, maka kita bermaksud ingin memberitahukan tentang acara selanjutnya yang dapat kita melaksanakan pada:

Hari        :               Rabu – Sabtu

Tanggal :               10 – 13 Oktober 2018

Waktu   :               09.00 – Selesai

Tempat                :               Gedung Olahraga Kabupaten Gowa

Demikianlah surat pemberitahuan ini kita sampaikan, atas perhatiannya kita ucapkan terima kasih.

Hormat Kami

Ketua Panitia     Sekretaris

 

Ilham Hidayat    Nelma Kharisma

Mengetahui,

Ketua Karang Taruna

Jafar Ibrahim

 

Baca Juga:

Laut Akan Jadi Primadona Ekonomi dan Wisata Jabar

Laut Akan Jadi Primadona Ekonomi dan Wisata Jabar

Laut Akan Jadi Primadona Ekonomi dan Wisata Jabar
Laut Akan Jadi Primadona Ekonomi dan Wisata Jabar

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan di masa kepemimpinannya lima tahun

mendatang akan mencoba melakukan pemerataan pembangunan wilayah, terutama di kawasan selatan dan timur Jawa Barat.

“Lima tahun ke depannya saya akan fokus peningkatan Jabar Selatan yang selama ini timpang. Salah satunya dengan membangun jalur kereta api ke Selatan, untuk pergerakan logistik, orang dan juga wisata,” ujarnya di Unpas Bandung, Selasa (26/2).

Ia mengatakan Jabar memiliki pantai yang indah terutama di Selatan,

sehingga akan menjadi fokus pengembangan wisata ke depan. Pangandaran adalah salah satunya yang akan dikembangkan sebagai kawasan khusus.

“Dalam tiga bulan kedepannya saya akan perjuangkan kawasan khusus Pangandaran. Awalnya hanya untuk wisata, tapi ditolak, jadi saya revisi. Nantinya bukan hanya soal wisata tapi ekonominya dan riset-riset tentang lautnya,” tambah dia.

Sementara itu Menteri KKP Susi Pudjiastuti mengatakan,

pusat riset dan pusat studi akan dibangun di Pangandaran untuk meningkatkan ekonomi dan wisata lautnya.

“KKP akan mendukung pengembangan kawasan Pangandaran,” tegasnya yang menjadi pembicara utama di acara talk show Membumikan Laut di Unpad, Bandung, Selasa (26/2). Jo

 

Baca Juga :

 

 

Menteri Susi Pudjiastuti Resmikan Pembukaan Prodi Magister Konservasi Laut di Unpad

Menteri Susi Pudjiastuti Resmikan Pembukaan Prodi Magister Konservasi Laut di Unpad

Menteri Susi Pudjiastuti Resmikan Pembukaan Prodi Magister Konservasi Laut di Unpad
Menteri Susi Pudjiastuti Resmikan Pembukaan Prodi Magister Konservasi Laut di Unpad

Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran membuka program studi Magister Konservasi Laut

. Pembukaan prodi ini merupakan respons Unpad dalam berkontribusi menghasilkan sumber daya yang kompeten di bidang konservasi laut.

Peluncuran awal (soft launching) prodi Magister Konservasi Laut akan dilakukan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan RI Susi Pudjiastuti didampingi Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Rektor Unpad Prof. Tri Hanggono Achmad dalam acara “Festival Membumikan Laut Sebagai Masa Depan Bangsa” yang digelar di Grha Sanusi Hardjadinata Unpad, Jalan Dipati Ukur No. 35, Bandung, Selasa (26/2).

Dekan FPIK Unpad Yudi Nurul Ihsan, M.Si., menjelaskan, sebagai negara dengan 2/3 wilayahnya adalah lautan, Indonesia sangat membutuhkan sumber daya manusia yang kompeten di bidang konservasi laut. Apalagi, Pemerintah telah menargetkan membangun 20 juta hektare kawasan konservasi laut (KKL).

“Tentu dibutuhkan SDM yang andal dalam mewujudkan dan mengelola kawasan

konservasi ini,” ujarnya, Selasa.

Komitmen pembangunan KKL sendiri didasarkan adanya sejumlah permasalahan yang terjadi di laut. Pencemaran laut seperti sampah plastik dan tumpahan minyak menjadi menjadi ancaman besar bagi ekosistem laut. Selain itu, perubahan iklim juga berdampak pada kerusakan ekosistem.

Secara global, lanjut Dr. Yudi, terjadi penurunan jumlah ikan di lautan akibat meningkatnya eksploitasi dan pencurian ikan (illegal fishing). Hal ini yang mendorong dibutuhkannya kawasan konservasi yang memungkinkan ekosistem laut dapat terjaga. Pembukaan prodi ini juga menjadi respons Unpad terhadap hasil “Our Ocean Conference” (OOC) yang telah diselenggarakan di Bali, Oktober 2018 lalu.

Konferensi ini salah satunya menghasilkan komitmen pemimpin dunia

dalam bidang konservasi laut.

“Unpad sebagai salah satu perguruan tinggi di Indonesia meresponsnya dengan mendirikan prodi ini,” kata Dr. Yudi.

Pembukaan prodi Magister Konservasi Laut mendapat dukungan penuh dari Pemerintah. Yudi menjelaskan, Pemerintah, baik Kemenristekdikti dan Kementerian Kelautan dan Perikanan, memiliki skema khusus riset di bidang kemaritiman dan kelautan. Salah satu subsektornya mengenai konservasi laut.

“Di samping itu, KKP dan Unpad telah memiliki MoU, salah satunya dalam hal konservasi laut,” ujarnya. Jo

 

Sumber :

https://blog.fe-saburai.ac.id/kulit-berfungsi-sebagai-alat-ekskresi-karena/

Tingkatkan Kepesertaan Asuransi Perlu Sosialisasi Melalui Ulama

Tingkatkan Kepesertaan Asuransi Perlu Sosialisasi Melalui Ulama

Tingkatkan Kepesertaan Asuransi Perlu Sosialisasi Melalui Ulama
Tingkatkan Kepesertaan Asuransi Perlu Sosialisasi Melalui Ulama

Tingkat literasi maupun inklusi masyarakat terhadap asuransi baik asuransi yang konvensional

maupun syariah hingga saat ini masih relatif kecil di Indonesia, dimana tingkat literasi masyarakat secara nasional terhadap keuangan hanya 29,6 persen, sedangkan di Jawa Barat 38,7 persen.

Dari jumlah tersebut, literasi terhadap asuransi hanya 15,76 persen dan inklusi 67 persen secara nasional, sementara di Jawa Barat tingkat inklusi mencapai 68,31 persen dan literasinya 12,8 persen.

Karenanya menurut Muhammad Yusuf Helmi yang merupakan Pengurus Pusat Masyarakat Ekonomi Syariah, perlunya sosialisasi oleh semua pihak tidak hanya pemerintah maupun pihak asuransi, melalui media cetak, elektronik maupun tetapi juga harus melibatkan para ulama.

“Literasi mereka untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi musibah masih mengandalkan

bantuan dari pihak lain oleh karena itu harus dimotivasi bagaimana mereka supaya mempersiapkan itu dimulai dari diri sendiri sehingga jika terjadi musibah akan lebih ringan dihadapi,” ucapnya.

Helmy menyatakan, dengan sosialisasi melibatkan para ulama, mereka bisa memberikan pemahaman kepada para jemaahnya baik saat pengajian maupun di khutbah-khutbah tentang asuransi yang saat ini juga ada asuransi syariah.

“Ketika dia memberikan pengajian, mengisi khutbah Jum’at, itu juga materi-materi harus menyangkut asuransi syariah,” ucap Helmy, dalam sebuah diskusi di Hara Cafe, Jln. Sutami No.62, Bandung, Sabtu (23/02).

Menurut Helmy, dengan adanya sosialisasi oleh para ulama kepada jamaahnya

, maka masyarakat yang sebelumnya tidak terinformasikan akan termotivasi untuk menjadi peserta asuransi, khususnya asuransi syariah.

“Dengan sosialisasi supaya masyarakat yang tadinya tidak pernah terinformasi, akan terinformasi dan termotivasi untuk menjadi peserta, apalagi sekarang asuransi syariah sudah ada programnya,” ucap Helmy, yang juga Corporate Director of Business Services – KARIM Consulting Indonesia.

 

Sumber :

https://blog.fe-saburai.ac.id/peranan-tumbuhan-paku/