M. Iriawan: Orang Sunda Harus Jaga Falsafah Sunda

M. Iriawan: Orang Sunda Harus Jaga Falsafah Sunda

M. Iriawan Orang Sunda Harus Jaga Falsafah Sunda
M. Iriawan Orang Sunda Harus Jaga Falsafah Sunda

BANDUNG- “Silih asah, silih asih, silih asuh” merupakan satu istilah

yang lahir dari kearifan masyarakat sunda, dan tidak asing bagi masyarakat sunda karena telah menjadi falsafah hidupnya yang harus terus dibumikan dimanapun dan kapanpun yang merupakan satu kesatuan sikap, nilai dan rukun hidup yang harus dijiwai oleh masyarakat dalam menjalakan kehidupannya demi terwujudnya masyarakat yang kuat, cerdas, egaliter dan saling menebar cinta kasih sesama.

“Dalam Sunda ada silih asah, silih asih dan silih asuh, saya tambahkan

silih wawangi, saling mendukung saling memberikan support sehingga nanti banyak orang Sunda berada di kancah nasional, tokoh tokoh nasional baik formal maupun informal itu harapan kami,” ucap Penjabat Gubernur Jawa Barat Mochamad Iriawan.

Dalam sambutannya diacara Milangkala Paguyuban Pasundan ke-105, Sabtu (28/07), M Iriawan berharap dengan adanya falsafah ini akan terwujudnya serta rasa optimis masyarakat Sunda di manapun berada yang selalu menjaga rasa santun kepada yang lain.

“Memang orang Sunda santun, punten abdi ti payun, kita ubah menjadi hapunten

abdi tipayun, (maaf saya mendahului), itulah sopannya orang Sunda. Banyak mengalah, mengalah untuk kebaikan itu baik, tapi mengalah untuk kompetisi kita jangan mengalah,” tegasnya.

M. Iriawan menambahkan ada berbagai upaya yang bisa dilakukan orang Sunda untuk menjadikan mereka lebih baik dan memajukan orang Sunda di berbagai sektor kehidupan di masyarakat baik di tingkat nasional maupun. internasional.

“Upaya untuk orang Sunda salah satunya dengan acara ini, dan kami mendorong di tempat-tempat lain dimana banyak orang Sunda dengan bidang masing-masing, baik di NTB maupun daerah lain,” pungkasnya

 

Sumber :

http://blog.ub.ac.id/petrusarjuna/buku-tentang-tumbuhan-paku/

5 Gaya Joe Taslim yang Bisa Ditiru untuk Tampil Ganteng

5 Gaya Joe Taslim yang Bisa Ditiru untuk Tampil Ganteng

5 Gaya Joe Taslim yang Bisa Ditiru untuk Tampil Ganteng
5 Gaya Joe Taslim yang Bisa Ditiru untuk Tampil Ganteng

Gaya Berpakaian Joe Taslim

Tidak ada yang bisa mengalahkan penampilan cool di tengah hot-nya pantai kalau kamu mengenakan kemeja bergaris tanpa dikancing. Perlu diperhatikan pula kondisi perut. Jika perut sedang tidak fit alias buncit, cobalah untuk mengurangi berat badan sebelum liburan ke pantai karena mengenakan baju renang apapun tidak akan membuat kamu terlihat ganteng.

Kacamata Vintage dan Kaos Polos

Di balik aksi dan keahliannya dalam bela diri, aktor tampan ini punya penampilan hot nerd di kehidupan sehari-hari. Tiru gaya perpaduan kaos oblong satu warna dan kacamata vintage untuk tampilan ganteng tapi kalem dan simple. Cocok untuk kamu yang tidak ingin tampil ribet.

Sporty dan Trendy

Jangan sampai kehilangan pesona tampan ketika bertualang atau berolahraga. Joe Taslim buktinya. Dengan kaos lengan panjang, topi, dan celana olahraga lengkap dengan sepatu running atau sneakers, Joe Taslim berhasil memincut para penduduk lokal yang bertemu dengannya di saat ia sedang bertualang.

 

Misterius dengan Suit dan Dasi Hitam

Implementasi warna hitam pada busana pria adalah hal yang sangat tepat dan mudah. Selain itu, warna gelap ini menciptakan kesan misterius dan dingin, sehingga pria terkesan cool dan ganteng maksimal jika menggunakan pakaian dengan warna ini. Steal his look, bro!

Street Style yang Kekinian

Joe Taslim layak menjadi model pakaian pria apa pun. Meskipun tubuhnya kekar, mengenakan street wear malah membuat dirinya tampak ganteng luar biasa. Kamu harus punya sweater “LOVE” seperti kepunyaan Joe Taslim!

 

Sumber : https://merkterbaik.com/

Riset Menunjukkan Bahwa Orang Baik Mudah Bangkrut

Riset Menunjukkan Bahwa Orang Baik Mudah Bangkrut – SELAMA ini kita selalu dinasehati buat sebagai orang baik, ramah, senang menyebarkan, dan lainnya. Kini riset menemukan sisi kurang menguntungkan menjadi orang baik.

Menurut penelitian, orang baik cenderung memiliki masalah keuangan dan nilai kredit rendah. Bahkan, mereka berisiko tinggi buat mengalami kebangkrutan.

Menurut periset, ini terjadi lantaran orang baik umumnya nir menghargai uang seperti rekan mereka yang mempunyai sikap kurang menyenangkan. Orang-orang baik cenderung suka menyebarkan & menduga uang bukan sebagai hal yg primer, sebagai akibatnya keuangan mereka biasanya lebih buruk.

Joe Gladstone, galat satu periset, menyampaikan, dalam riset, keramahan terkait dengan indikator kesulitan keuangan, karena mereka tidak ekonomis (baca: nir pelit), & tidak gigih menabung.

“Hubungan ini tampaknya didorong oleh informasi bahwa orang-orang yang menyenangkan kurang peduli mengenai uang, dan karena itu berisiko lebih tinggi mengalami kesalahan dalam keuangan,” ucapnya.

Sebagai contoh, kata Gladstone, orang-orang baik lebih mini kemungkinannya untuk memeriksa laporan keuangan mereka & mempertahankan anggaran yg bertanggung jawab.

Sebaliknya, orang-orang yag dievaluasi ‘dursila’, dari Gladstone, memiliki sikap kompetitif & lebih pelit sehingga hasil keuangannya lebih baik.

Sandra Matz, selaku pemimpin riset, berkata riset yg telah diterbitkan dalam Journal of Personality and Social Psychology ini dilakukan buat memahami mengapa orang-orang yg baik sepertinya selalu bernasib malang.

“Kami tertarik buat memahami apakah memiliki kepribadian yg baik & hangat, apa yang dikatakan oleh akademisi dalam penelitian kepribadian menjadi kesetujuan, terkait menggunakan output keuangan negatif,” ucapnya.

Peneliti jua ingin memilih apakah kesulitan keuangan yg cenderung menyerang orang baik, didorong oleh gaya negosiasi ‘kooperatif’ mereka atau evaluasi rendah mereka pada keuangan.

Baca : Tips Budidaya dan Potensi Bawal Bintang