Tips Jitu Mendidik Anak Agar Tak Jadi Individu Materialistis

Mendidik anak sekarang ini pastinya mempunyai tantangan tersendiri, sebab sekarang orang lebih banyak ukur kebahagian dan juga kesuksesan tersebut dengan materi. Anda haruslah lebih berhati-hati lagi pada saat memilih cara mendidik anak. Biat Anda bisa saja ingin memberi yang terbaik bagi anak-anak, akan tetapi tanpa Anda dasari justru mendidiknya jadi anak materialistis.

Tips Jitu Mendidik Anak Agar Tak Jadi Individu Materialistis
Tips Jitu Mendidik Anak Agar Tak Jadi Individu Materialistis

 

Oleh karena itulah, menjadi tugas orangtua untuk bisa menanamkan pemahaman pada anak bahwasannya karakter moral, konstribusi terhadap lingkungan, dan juga kualitas hubungannya akan jauh lebih bernilai lagi daripada materi yang bisa didapatkan.

Dengan kata lainnya, orangtua harus bisa menyakinkan anaknya bahwasannya identitas mereka tidak didasarkan kepada apa yang telah mereka miliki, tapi kepada siapa mereka. Orangtua harus mempelajari sejumlah cara bagaimana membesarkan anak tanpa menjadikan mereka jadi individu yang materialistis. Ini cara atau tips jitunya.

Tips mendidik anak agar tak jadi individu materialistis

Batasi anak menonton tv

Ini merupakan aturan yang paling sering disebut para ahli. Ada baiknya anak tak menonton lebih dari 2 jam di setiap harinya. Selain dengan sejumlah program yang telah dibuat banyak yang tak sesuai dengan usia anak, iklan yang telah muncul diantara program tersebut sering menarik perhatian anak serta pada akhirnya menjadikan mereka menginginkannya. Cara lainnya yang bisa Anda lakukan adalah mengalihkan perhatian anak ketika jeda iklan. Jika tidak, jelaskan pada anak Anda mengenai teknik pemasaran yang umumnya dipergunakan dalam iklan atau pun tonton acara yang tak ada iklannya.

Katakan tidak saat anak Anda ingin beli benda yang diinginkan

Tidaklah tindakan tepat untuk selalu memberi apa saja yang anak Anda inginkan. Lagipula Anda tak selalu mendapat apa yang diinginkan di dalam hidup ini bukan? Jadi, mengatakan tidak atau pun menolak untuk membelikan benda-benda yang anak Anda ingin bukan hal yang salah.

Berikan hadiah tanpa memberi pada anak

Sesekali sebaiknya juga latih anak untuk tak membeli hadiah bagi anggota keluarga. Hal yang demikian ini akan mendorong anak untuk lebih kreatif di dalam membuat hadiah tanpa keluarkan uang, contohnya membuat kartu, poster, atau pun puisi yang gambarkan rasa sayang mereka bagi para penerima hadiah.

Latih kesadaran anak untuk menyumbang

Anda tak harus memaksa anak untuk menyumbangkan benda kesayangan. Anda bisa jadi contoh baik dengan cara menyumbangkan barang sendiri untuk kegiatan amal serta jelaskan alasan Anda untuk melakukan hal tersebut. setelah itu biarkan anak Anda tahu bahwasannya mereka bisa mendonasikan barang-barang pula.

Demikianlah informasi tentang tips jitu mendidik anak agar tak jadi individu materialistis. Semoga bisa bermanfaat. sumber : www.dosenpendidikan.com

Manfaat Filsafat Dalam Pendidikan

Cabang ilmu dalam dunia pendidikan memang ada banyak sekali yang perlu dipelajari. Dan sekarang ini masing – masing cabang ilmu dapat dipelajari dengan gelar dan program ilmu yang berbeda – beda. Salah satu cabang ilmu pendidikan yang juga sangat penting adalah filsafat.

Manfaat Filsafat Dalam Pendidikan
Manfaat Filsafat Dalam Pendidikan

Filsafat sendiri memiliki arti cinta pada ilmu hikmah. Dan dalam perkembangannya memang filsafat ada banyak manfaatnya dalam dunia pendidikan. Seiring berjalannya waktu, pengertian dari ilmu filsafat juga ikut berkembang. Ada yang berpendapat bahwa filsafat merupakan pekerjaan yang muncul dari pemikiran, ada yang mengartikan filsafat sebagai suatu konsep dasar guna mengenal kehidupan dan masih banyak lagi. Dengan semakin banyak perkembangan tentang hakikat dan juga ilmu filsafat juga filsafat kemudian tak jarang dikaitkan dalam dunia pendidikan karena pendidikan filsafat ini memang suatu pendidikan yang sangat baik dalam penerapannya Apa saja manfaat filsafat?

Manfaat Filsafat Dalam Pendidikan

Filsafat mengajarkan melihat sesuatu secara multi dimensi

Ilmu filsafat memang ilmu yang sangat penting karena dengan pendidikan ilmu filsafat kita akan dapat menilai dan juga memahami segala sesuatunya tidak hanya dari permukaan saja dan tak hanya juga dari sesuatu yang terpancar dimata melainkan jauh lebih dalam dan jauh lebih luas.

Filsafat mengajarkan tentang diri sendiri dan dunia

Memang akan ada banyak manfaat dari filsafat. Dan salah satu manfaat dari filsafat yaitu akan dapat membantu dalam memahami diri dan juga sekeliling. Dengan filsafat bahkan setiap pertanyaan tentang alam ada jawabannya dan dapat dipelajari.

Filsafat membantu mengasah hati dan pikiran lebih kritis

Manfaat lain dengan pendidikan filsafat adalah kita akan dapat menerima segala sesuatunya tanpa lebih dulu tahu maksud dari pemberian yang kita terima. Dengan demikian kita akan bisa menjadi seseorang yang berpikir ke depan dan punya pola pemikiran yang lebih kritis.

Filsafat akan membuka cakrawala berpikir yang baru

Ide – ide yang jauh lebih kreatif dalam pemecahan setiap persoalan lewat nalar secara logis akan didapatkan. Bahkan dengan pendidikan filsafat tindakan beserta pemikiran yang koheren serta argumen dan asumsi yang lebih kritis akan kita dapatkan. Cara berpikir yang lebih rasional juga akan menjadi suatu kelebihan dari pendidikan filsafat.

Filsafat membantu pemikiran lebih mendasar

Jika seringkali kita berpikir atas sesuatu dari covernya saja atau dari yang dilihat atau dari yang didengar saja. Maka kali ini dengan pendidikan filsafat kita akan bisa berpikir jauh lebih kritis bahkan sampai aspek yang mendasar sekalipun.

Demikian sedikit informasi tentang Manfaat Filsafat Dalam Pendidikan. Semoga informasi diatas menjadi informasi yang bermanfaat dan membuat kita semakin paham tentang arti penting pendidikan filsafat. sumber : https://www.gurupendidikan.co.id/contoh-surat-kuasa/