BRTI Terapkan Metoda Static Test pada Uji Coba Telpon Seluler

BRTI Terapkan Metoda Static Test pada Uji Coba Telpon Seluler

BRTI Terapkan Metoda Static Test pada Uji Coba Telpon Seluler
BRTI Terapkan Metoda Static Test pada Uji Coba Telpon Seluler

BANDUNG-Menjelang mudik lebaran Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI)

melakukan uji coba jaringan telekomunikasi seluler.

Komisioner BRTI, Muhammad Imam Nashiruddin mengatalan uji coba ini dilakukan terhadap 4 hal yaitu pertama, uji kualitas layanan telepon seperti tingkat keberhasilan panggil, kegagalan panggilan, kualitas suara serta lama waktu sambung. Kedua, uji kualitas layanan SMS dengan menggunakan parameter uji seperti tingkat keberhasilan pengiriman dan lama pengiriman SMS. Ketiga, uji kualitas Layanan Mobile Internet diuji dengan menggunakan parameter seperti kecepatan rata-rata unduh, tingkat keberhasilan unduh serta Keempat, uji kualitas cakupan mobilitas dengan menggunakan parameter kualitas sinyal seluler di sepanjang rute jalan-jalan utama di kota Bandung.

“Pengujian kesiapan jaringan operator telekomunikasi di Bandung dilakukan

menggunakan metode static test pada titik-titik yang diperkirakan menjadi kedatangan mudik antara lain Bandara Husein Sastranegara untuk Moda Pesawat Terbang, serta Terminal Bus Leuwing Panjang dan Terminal Bus Cicaheum untuk Moda Angkutan Darat serta Stasiun Hall Bandung dan Stasiun Kiara Condong untuk Moda Angkutan Kereta Api,”katanya kepada wartawan di Bandung, Jumat (8/6/2017)

Selain itu juga dilakukan dengan metode drive test seluruh jaringan operator untuk mengetahui kualitas layanan dan kualitas sinyal seluler di jalan-jalan utama di kota Bandung.

“Dari hasil uji petik tersebut, secara keseluruhan menunjukkan hasil yang baik dan dinyatakan bahwa jaringan telekomunikasi seluler di Bandung dinyatakan siap melayani arus mudik, lebaran dan arus balik tahun 2017,”ungkapnya.

Namun demikian, operator diminta untuk terus meningkatkan kualitas layanan

dan cakupan mobilitas khususnya jaringan mobile internet karena akan sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

Untuk memastikan kesiapan fasilitas pendukung mudik, BRTI juga akan melakukan kunjungan ke operator seluler dan operator telekomunikasi lainnya. Pada kunjungan tersebut akan dilakukan pengecekan fasilitas-fasilitas yaitu pelayanan pelanggan & call center, distribusi voucher, network operation center (command center), disaster recovery management, serta fasilitas pendukung lainnya.

Imam menambahkan melalui pengujian jaringan maupun fasilitas pendukung tersebut, diharapkan performansi jaringan dapat terpantau dengan baik, sehingga para operator telekomunikasi mampu melayani pelanggan dengan tetap memenuhi kriteria yang dipersyaratkan.

“khususnya dalam mengantisipasi peningkatan dan pergerakan trafik saat arus mudik, hari raya, dan arus balik lebaran tahun 2017,”pungkasnya. (MAT)

 

Baca Juga :