Mengenal Perencanaan Hutan Penyusunan Rencana Teknik Tahunan (RTT)

Mengenal Perencanaan Hutan Penyusunan Rencana Teknik Tahunan (RTT)

Mengenal Perencanaan Hutan Penyusunan Rencana Teknik Tahunan (RTT)
Mengenal Perencanaan Hutan Penyusunan Rencana Teknik Tahunan (RTT)

Tujuan

 

  • Memahami kedudukan RTT dalam perencanaan sumberdaya hutan dengan kasus di Perum Perhutani
  • Memahami tahapan proses penyusunan sunlaisah (penyusunan, penilaian, dan pengesahan) RTT
  • Mampu menyusun RTT dalam salah satu kegiatan pengelolaan sumberdaya hutan

 

Dasar Teori

Perencanaan adalah proses dasar yang digunakan untuk memilih tujuan dan menentukan cakupan pencapaiannya. Merencanakan berarti mengupayakan penggunaan sumberdaya manusia (human resources), sumberdaya alam (natural resources), dan sumberdaya lainnya (other resources) untuk mencapai tujuan (Siswanto, 2005).

Sistem perencanaan hutan di Perum Perhutani terdiri dari dua sub sistem, yaitu sub sistem rencana perusahaan dan sub sistem perencanaan sumberdaya hutan. Sub sistem perencanaan perusahaan meliputi rencana jangka panjang, rencana jangka menegah dan rencana jangka pendek. Sedangkan sub sistem perencanaan sumberdaya hutan terdiri dari Rencana Pengaturan Kelestarian Hutan (RPKH) dan Rencana Teknik Tahunan (Tuga, 2009).

Mempelajari rencana teknik tahunan bertujuan Mengetahui jenis dan volume  pekerjaan teknis kehutanan sebagai penjabaralebih rinci pelaksanaan opersional RPKH yang berlaku (pada bagian hutan). Sarana yang digunakan adalah Buku RTT (rencana teknik tahunan) berlaku  pad tahun pelaksanaan praktek pekerjaan kehutanan seperti tanaman, tebangan, dll Pelaksanaa/petunjuk kerja (juklak dan juklis) semua pekerjaan teknis kehutanan Dalam pelaksanaan tersebut harus mempelajari dokumen tersebut di atas yang  berlaku satu bagian hutan, rencana teknis tahunan secara terperinci ke dalam BKPH, RPH, petak anak sesuai dengan jenis pekerjaan masing-masing. Secara Prosedur penyusunan RTT disusun oleh administratur/kepala kesatuan  pemangkuan hutan (ADM/KKPH), dalam penyusunan dibantu oleh kepala seksi  perencanaan hutan (KSPH) dan si sahkan oleh kepala biro perencanaan atas nama kepala unit, berikut ini tabel prosuder awal dalam penyusunan RTT (Nurroh, 2009).

Alat dan Bahan

 

  1. Rencana Tanaman (PK 20) acara IV
  2. Tabel RTT Persiapan, Tabel RTT Pelaksanaan, Tabel RTT Persemaian, dan Rencana Operasional
  3. Alat tulis

 

Cara Kerja

Penyusunan RTT dibagi menjadi 3 yaitu persiapan, pelaksanaan dan persemaian. Data didapatkan dari hasil PK 20 pada acara IV. Data diolah dengan memasukkan data seperti nomer petak, luas, dan sebagainya. Setelah itu data direkapitulasi

 

(Sumber: https://www.gurupendidikan.co.id/)