Pengertian, Prinsip, Manfaat, Tujuan dan Contoh Diskusi Kelompok

Pengertian, Prinsip, Manfaat, Tujuan dan Contoh Diskusi Kelompok

Pengertian, Prinsip, Manfaat, Tujuan dan Contoh Diskusi Kelompok
Pengertian, Prinsip, Manfaat, Tujuan dan Contoh Diskusi Kelompok

Pengertian Diskusi

Diskusi merupakan kegiatan bertukar pikiran antara dua orang atau lebih. Berdasarkan banyaknya peserta, diskusi dibedakan menjadi diskusi kelompok dan diskusi umum.Dalam Artikel kali ini juga kita akan membahas Menerapkan prinsip diskusi.

Menerapkan Prinsip-prinsip Diskusi

Diskusi kelompok dilaksanakan dua sampai sepuluh orang. Jika diskusi lebih dari sepuluh orang disebut diskusi umum. Dalam diskusi umum terdapat pemandu diskusi (moderator), penyaji makalah (referator), penyanggah (pembanding). Sebelum berdiskusi, harus ditentukan dulu topik yang akan diangkat


dalam diskusi tersebut. Setelah itu baru mengetengahkan hal-hal berikut ini.

  1. Apa sesungguhnya masalah yang sedang terjadi (berkaitan dengan topik)?
  2. Apa yang menyebabkan terjadinya masalah tersebut?
  3. Bagaimana cara memecahkan masalah tersebut?
  4. Apa untung ruginya tiap cara tersebut?
  5. Cara manakah yang paling baik untuk dilaksanakan?
  6. Bagaimana cara pelaksanaannya?

Untuk menguraikan semua masalah di atas, peserta diskusi bisa mempersiapkan diri dengan membaca buku, majalah, surat kabar, dan ensiklopedi yang dapat memberikan informasi tentang topik yang dibahas dalam diskusi.

Kalian sebagai pelajar sudah seharusnya belajar berdiskusi karena dalam dunia pendidikan tinggi nantinya, kalian selalu dihadapkan dalam forum-forum diskusi. Dalam sebuah diskusi sangat dibutuhkan adanya pemandu diskusi. Pemandu diskusi bertugas memimpin jalannya diskusi.

Selain itu, menjadi penengah jika terdapat perbedaan pendapat dan menyimpulkan hasil diskusi.

Oleh karena itu, pemandu diskusi dituntut:

  1. menguasai materi permasalahan diskusi,
  2. dapat menampung berbagai pendapat dalam diskusi, dan
  3. tidak memihak kepada salah satu pendapat.


Untuk memulai diskusi, pemandu diskusi perlu menyampaikan hal-hal berikut ini.

  1. Salam pembuka
  2. Permasalahan diskusi
  3. Latar belakang permasalahan
  4. Rumusan permasalahan
  5. Riwayat penyaji makalah
  6. Pernyataan diskusi dimulai


Untuk mengatur arus diskusi, pemandu diskusi perlu mengingat hal-hal berikut ini.

  1. Membagi waktu menjadi beberapa tahap atau termin.
  2. Mengatur tata cara bagi yang akan berbicara.
  3. Menetapkan banyaknya pembicara pada setiap termin.


Dalam menyelesaikan perbedaan pendapat, pemandu diskusi hendaknya:

  1. mencari unsur-unsur persamaan di sela-sela perbedaan,
  2. sudut pandang yang menimbulkan perbedaan perlu dijelaskan sehingga pihak yang berbeda pendapat menjadi paham, dan
  3. mencari jalan tengah yang adil dan tidak memihak. Dalam menyimpulkan hasil diskusi, pemandu diskusi sebaiknya tidak memihak kepada salah satu pendapat peserta diskusi.

 

Manfaat Diskusi

Diskusi secara umum bertujuan untuk mencari solusi atau penyelesaian suatu maslaah secara teratur dan terarah. Teratur dan terarah maksudnya adalah semua unsur-unsur yang ada di dalam diskusi berfungsi, baik peserta, pembicara, maupun moderator menjalankan tugasnya dengan baik, saling bertukar pikiran secara aktif dan santun untuk mencapai kesepakatan atau penyelesaian yang baik.



Diskusi ternyata memiliki beberapa manfaat seperti di bawah ini.

  1. Melatih untuk berani mengungkapkan pendapat sendiri dan berpikir secara tepat, kritis, logis dan obyektif.
  2. Belajar menghargai pendapat orang lain untuk mencapai kesimpulan yang benar.
  3. Diskusi mampu membentuk diri peserta, sebab tidak hanya mampu menambah ilmu pengetahuan dan pengalaman serta kecapakan, tetapi sikap toleransi juga terus berkembang.
  4. Dengan diskusi kita akan terkuak kenyataan di sekeliling kita, keadaan ini menggugah kita untuk memperkembangkan ilmu dan pengertian kita menurut prinsip yang benar dan mendorong kita untuk menyelesaikan masalah yang kita hadapi.

 

Hal-hal yang Harus Diperhatikan

Agar diskusi berjalan dengan baik, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, antara lain sebagai berikut.

  1. Saat menyampaikan pendapat, suara setiap peserta bisa didengar oleh panelis lain dan pendengar.
  2. Peserta menyampaikan pendapat, gagasan, dan tanggapannya dari tempat duduknya masing-masing dengan arah pandangan terbagi kepada peserta lainnya, pemandu (moderator), dan pendengar.
  3. Langkah-langkah yang akan dijalankan dalam diskusi tersebut hendaknya telah disepakati sebelumnya oleh semua peserta, kemudian pemandu melaksanakannya dengan konsekuen.
  4. Setiap peserta selesai menyampaikan tanggapan, pendapat, dan gagasannya, pemandu menyampaikan ringkasan atau pokok-pokok pikirannya dengan singkat kepada pesertadan pendengar.
  5. Moderator mengatur, menjaga, dan melaksanakan diskusi agar tetap lancar dan bermutu.
  6. Sifat tukar pikiran dalam diskusi adalah informal dan spontan.
  7. Diskusi diawali dengan pengenalan pokok masalah yang kemudian diikuti pertanyaan-pertanyaan secara umum.
  8. Semua peserta aktif, jika ada yang tidak, pemandu  mengarahkan dengan memberikan pancingan-pancingan agar bisa ikut aktif.
  9. Pemandu, peserta, dan para pendengar menjaga situasi agar tidak tegang atau terkesan tidak serius.
  10. Semua yang terlibat menggunakan waktu, alat, dan prasarana dengan tertib menuju ke diskusi yang hidup.
  11. k. Ringkasan, rangkuman, dan kesimpulan dibuat dengan benar, ringkas, dan padat ditulis oleh notulis (notulen).
  12. Pada saat menyampaikan pendapat, gagasan, atau pengalaman dalam diskusi hendaknya menggunakan alasan yang jelas, masuk akal, dan faktual.

Alur Diskusi

Secara garis besar biasanya sebuah diskusi akan berjalan dengan urutan sebagai berikut.

  1. Moderator membuka diskusi
  2. Moderator mempersilahkan kepada pemateri untuk menyajikan materi yang telah disiapkan.
  3. Pembawa materi membuka pembicaraan sekaligus menjelaskan isi materi diskusi.
  4. Setelah penyaji menyampaikan materi, selanjutnya diserahkan kembali kepada moderator
  5. Moderator mengambil alih pembicaraan dan mempersilahkan kepada peserta diskusi untuk menanggapi penjelasan yang dijelaskan oleh pemateri tadi .
  6. Peserta diskusi menyatakan pendapatnya. Pada saat peserta menyatakan pendapatnya, notulis bertugas untuk mencatat hal-hal penting apa saja yang telah diungkapkan oleh peserta diskusi.
  7. Setelah itu moderator mempersilahkan kepada pemateri untuk menanggapi pendapat yang diberikan oleh peserta diskusi.
  8. Setelah tanggapan diberikan pemateri dan peserta lain moderator menyimpulkan hasil diskusi tadi kemudian menutup diskusi.

 

Baca Artikel Lainnya: