Pengertian, Contoh Menggunakan Ungkapan dan Peribahasa

Pengertian, Contoh Menggunakan Ungkapan dan Peribahasa

Pengertian, Contoh Menggunakan Ungkapan dan Peribahasa
Pengertian, Contoh Menggunakan Ungkapan dan Peribahasa

1.    Ungkapan

Ungkapan merupakan kelompok kata khusus untuk menyatakan suatu maksud dalam arti kiasan. Ungkapan dibentuk dari kata-kata yang polanya telah terbentuk secara tetap. Kata-kata itu tidak dapat diubah susunannya dan tidak dapat pula disisipi oleh kata lainnya.

Pemakaian ungkapan dalam sejarah bpupki dan ppki suatu kalimat dapat menjadikan kalimat tersebut lebih hidup, sehingga pembacanya pun memperoleh nuansa imajinatif.

Ungkapan adalah kelompok kata atau gabungan kata yang menyatakan makna khusus (makna unsur-unsurnya seringkali menjadi kabur).

Ungkapan adalah gabungan kata yang maknanya tidak sama dengan gabungan unsur-unsur kata pembentuknya.

 

Contoh Ungkapan

  1. Serasa melambung jauh hatinya setelah Amin meraih peringkat pertama.
    melambung jauh hatinya = sangat senang.
  2. Mukanya merah padam ketika terlambat mengikuti upacara.
    mukanya merah padam = mukanya berubah menjadi kemerahan karena marah.

2. Peribahasa

Peribahasa adalah kalimat ringkas padat yang berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup, atau aturan tingkah laku.

Peribahasa adalah kalimat yang susunanya tetap dan mengiaskan maksud tertentu. Makna yang terkandung dalam peribahasa bukanlah makna yang sebenarnya, melainkan makna kias atau makna konotatif.

Peribahasa adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu (dalam peribahasa termasuk juga bidal, ungkapan, perumpamaan); atau ungkapan atau kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Contoh peribahasa dan artinya:

  1. Ada uang, ada barang
    Artinya; bila memiliki uang yang banyak, akan mendapatkan barang yang lebih baik.
  2. Bau busuk tidak berbangkai
    Artinya: fitnah yang tidak terbukti kebenarannya.
  3. Menegakan benang basah.
    Artinya : melakukan pekerjaan yang mustahil dapat dilaksanakan.
  4. Air susu dibalas air tuba.
    Artinya : kebaikan dibalas dengan kejahatan.
  5. Bagai air di daun talas.
    Artinya : selalu berubah-ubah pendiriannya.
  6. Datang tampak muka pergi tampak punggung.
    Artinya: datang dengan baik, pergi pun dengan baik-baik pula.
  7. Seperti anak- ayam kehilangan induknya.                                       Artinya: suatu kelompok yang terpecah-pecah karena ditinggal pemimpinnya.