Kelainan dan Penyakit pada Sistem Pernapasan Manusia

Kelainan dan Penyakit pada Sistem Pernapasan Manusia

kalian dulu nggak sih berpikir, seperti apa jadinya kecuali kalian mengalami susah pernapasan? Pasti rasanya nggak enak banget, ya. Semoga jangan sampai terjadi, ya! Meskipun demikian, seperti halnya anggota tubuh lain, proses pernapasan manusia terhitung dapat terkena kelainan dan penyakit. Tapi, apa saja sih kelainan dan penyakit pada proses pernapasan manusia?

Ada lebih dari satu type penyakit dan kelainan pada proses pernapasan manusia. Yang pertama ini disebut dengan Emfisema. Emfisema merupakan penyakit yang disebabkan sebab alveolus kehilangan elastisitasnya. Kantong udara pada paru-parumu terhitung dapat mengalami kehancuran secara perlahan, sehingga sebabkan napas menjadi pendek-pendek. Emfisema disebabkan sebab formalitas merokok, polusi udara dan polusi asap rokok. Tuh, makanya, kamu jangan merokok, ya!

Penyakit pada pernapasan yang ke-2 disebut dengan kanker paru-paru. Seperti halnya kanker type lain, kanker paru-paru terhitung merupakan penyakit yang berbahaya. Penyakit ini disebabkan sebab sel kanker yang tumbuh di paru-paru dan terus tumbuh tidak terkendali. Bila dibiarkan, sel kanker dapat menyerang anggota tubuh lainya. Kanker paru-paru terhitung dapat disebabkan sebab formalitas formalitas buruk seperti merokok, menghirup asap kendaraan, minum minuman beralkohol dan formalitas tidak sehat lainya. Jadi, tetap sudi merokok dan minum-minuman beralkohol?

Penyakit pada proses pernapasan setelah itu adalah Tuberkulosis (TBC). TBC merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Bakteri ini menyerang paru-paru dan mengakibatkan bintil-bintil pada dinding alveolus. Karena tersedia bintil-bintil tersebut, proses difusi oksigen terganggu. Penderita TBC terhitung sering mengalami batuk darah.

Penyakit setelah itu disebut penyakit Asma. Kamu udah familiar kan, dengan istilah asma? Asma adalah penyakit yang berlangsung sebab penyempitan saluran pernapasan. Penyebab penyempitan saluran pernapasan umumnya disebabkan oleh alergi pada debu, pasir, bulu, serangga kecil ataupun rambut. Penyakit ini terhitung dapat terlihat lagi kecuali suhu lingkungan terlampau dingin atau disaat penderitanya mengalami kasus psikologis. Jika tidak segera diberi penanganan, penderita dapat mengalami kematian akibat sesak napas.

Selain penyakit-penyakit yang udah disebutkan di atas, tersedia terhitung penyakit pernapasan yang disebut Laringitis. Penderita laringitis mengalami peradangan yang berlangsung di laring atau pangkal tenggorokan sebab infeksi bakteri, virus atau jamur. Selain laringitis, tersedia terhitung yang disebut dengan bronkhitis, yakni problem pada cabang trakea (bronkus) akibat infeksi. Infeksi ini dapat sebabkan penderita membuahkan lendir yang menyumbat bronkus sehingga penderitanya dapat mengalami sesak napas.

Masih tersedia lagi nggak ya penyakit pada proses pernapasannya? Masih tersedia lagi nih, namanya Pneumonia. Pneumonia ini adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri Diplococcus pneumoniae, sehingga alveolus penderitanya dapat terisi cairan.

Penyakit pada proses pernapasan yang paling akhir adalah Asfiksi, yang merupakan problem pengangkutan oksigen ke jaringan tubuh. Asfiksi disebabkan sebab hemoglobin darah mengikat komponen selain oksigen seperti karbon monoksida. Karena energi kuncir HB lebih tinggi pada CO, maka CO dapat lebih berpotensi untuk masuk ke di dalam tubuh. CO sendiri banyak dihasilkan oleh asap kendaraan bermotor. www.biologi.co.id/

Wah, ternyata banyak terhitung ya penyakit dan kelainan pada proses pernapasan.